Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

Pantai Tangsi Pasir Pink di Lombok Timur


PEMUDA MARITIM – Lombok seperti diketahui perlahan-lahan telah menjadi salah satu tempat favorit wisatawan di Indonesia. Kepopuleran dari pulau Lombok ini semakin tinggi setiap waktunya. Hal ini disebabkan oleh masih bersih dan terawatnya tempat-tempat wisata alam di Lombok dibandingkan dengan tempat-tempat lain. Salah satu objek wisata yang banyak diminati oleh wisatawan berlokasi di Lombok Timur. Objek wisata itu lebih dikenal sebagai "Pantai Pink" walau sebenarnya bernama Pantai Tangsi.

Tepatnya lokasi pantai Tangsi di desa Sekaroh, Lombok Timur. Menurut sejarah daerah pantai Tangsi ini adalah daerah tempat banyak tentara Jepang bermarkas. Setelah ditelusuri lebih jauh memang di sekitar pantai banyak ditemukan gua dan meriam hasil dari peninggalan Jepang. Belum lagi setelah diperiksa, Tangsi memang memiliki arti asrama di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. 

Tentunya ini semakin menguatkan pendapat bahwa pantai Tangsi dahulunya adalah lokasi asrama yang digunakan oleh tentara Jepang untuk menyusun strategi dalam peperangan melawan sekutu.

Menikmati Keindahan Pasir Pink di Pantai Tangsi


Seperti dijelaskan sebelumnya pantai ini terkenal dengan nama Pantai Pink. Nama tersebut memang sangat pas untuk menggambarkan pantai yang memiliki pasir berwarna pink ini. Keindahan dari pantai Tangsi sangatlah dipengaruhi oleh keberadaan pasir berwarna pink ini dan gradasi warna yang dihasilkannya ketika bertemu dengan air laut yang berwarna biru. Tentunya anda harus menyaksikan sendiri untuk dapat melihat indahnya kolaborasi antara pasir pink dan laut biru ini.

Menurut pengamatan yang telah dilakukan pasir di Pantai Tangsi bisa berwarna pink adalah karena terjadi pencampuran antara pasir dengan serpihan karang berwarna merah mudah. Laut dari pantai Tangsi diketahui memiliki keunikan oleh karangnya yang berwarna merah muda. 
Karang ini kemudian bercampur dengan pasir pantai dan menghasilkan keindahan alam yang unik yang dimiliki oleh pantai Tangsi saat ini. Jika air laut baru saja menyiram pasir pantai, maka warna pink akan terlihat semakin jelas dan semakin menawan. Keindahan inilah yang menyebabkan semakin banyak wisatawan ingin mengunjungi Lombok dan menyaksikan sendiri keindahan alamnya.

Wisata di Pantai Tangsi Lombok

Bagi anda yang ingin menikmati wisata air tentunya pantai Tangsi juga menyediakan fasilitas snorkeling. Anda dapat melakukan penyelaman ke beberapa titik favorit dan menikmati keindahan alam bawah laut Lombok Timur. Diketahui juga ombak laut di pantai Tangsi ini sangat tenang. Sehingga pantai Tangsi juga cocok bagi anda yang sedang mencari ketenangan pikiran dan relaksasi. Bunyi debur ombak sesekali tergantikan hembusan angin merupakan ketenangan yang bisa ditawarkan oleh pantai ini untuk wisatawannya.

Jika anda ingin mengelilingi daerah di sekitar pantai pun, anda tidak akan kecewa. Seperti diketahui perjalanan menuju pulau Tangsi akan membawa anda melewati tebing-tebing tinggi nan kokoh. Tempat-tempat ini tentunya menjadi idaman bagi anda yang menyukai fotografi. Lebih lanjut, di sekitar pantai Tangsi juga dapat anda temukan beberapa gua buatan. 

Gua di zaman penjajahan merupakan tempat sembunyi ataupun tempat menyembunyikan senjata. Oleh karena itu, pantai Tangsi juga diselimuti banyak tempat peninggalan sejarah yang menarik untuk ditelusuri.

Proses perjalanan menuju pantai Tangsi ini cukup mudah jika anda sudah berada di kota Mataram. Bahkan menurut beberapa penelusuran paket wisata yang telah kami lakukan, terdapat penyedia wisata yang menawarkan untuk memberikan fasilitas mulai dari penjemputan dari lokasi anda dimanapun di kota Mataram hingga sampai ke pelabuhan Tanjung Luar, biayanya pun sangat terjangkau. Semakin banyak wisatawan yang ikut dalam trip ini maka biaya yang dikeluarkan pun akan semakin murah. Oleh karena itu, berwisata ke pantai Tangsi pun disarankan dalam jumlah anggota yang banyak.

Demikianlah beberpa informasi mengenai objek wisata pantai Tangsi dan pilihan wisata lain yang ditawarkan di sekitarnya. Jika anda sedang atau berencana untuk mengunjungi lombok, maka jangan sampai anda melewatkan mengunjungi pantai indah yang satu ini. 

Pantai unik dengan pasir Pink ini tidak banyak ditemukan. Salah satu yang memilikinya adalah Lombok Timur dengan pantai Tangsi. Jadi selamat bersenang-senang dan menikmati indahnya alam! source : www.indo-kaya.com

IPC Butuh Lahan 10 Hektar untuk Pelaksanaan Groundbreaking Pelabuhan Kijing


PEMUDA MARITIM – Kelanjutan proyek pelabuhan internasional Kijing, Kalimantan Barat akan diawali groundbreaking yang target pelaksanaannya akhir bulan Agustus 2017. Hal itu dikatakan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II/IPC, Elvyn G Masassya dipertemuan dengan Bupati Mempawah, Ria Norsan membahas progres teknis proyek tersebut, Sabtu, 19 Agustus 2017 .

Dalam pertemuan kekeluargaan yang digelar disalah satu rumah warga setempat, dihadiri oleh perwakilan Gubernur Kalimantan Barat, Komisaris Utama IPC, Tumpak H. Panggabean, Direktur Komersial & Pengembangan Usaha Saptono RI dan Direktur Teknik & Manajemen Resiko, Dani Rusli Utama serta beberapa Kepala Dinas Kabupaten Mempawah.

Saat ini lahan lokasi groundbreaking masih dimatangkan oleh tim IPC dan pihak terkait di Kabupaten Mempawah, rencananya BPN Mempawah pada hari Selasa (22/8) baru akan sosialisasi sekitar 500 kepala keluarga (KK) yang tanah maupun rumahnya masuk daftar peruntukan proyek Strategis Nasional, pelabuhan internasional Kijing.

“Untuk lokasi groundbreaking, IPC hanya memerlukan lahan sekitar 10 hektar dari target lahan 200 hektar. Pembebasan lahannya dapat sambil berjalan beriringan pembangunan tahap awal,” jelas Direktur Teknik & Manajemen Resiko, Dani Rusli Utama kepada Maritimnews, Sabtu (19/8).

Seperti diketahui, Pelabuhan Kijing menjadi proyek strategis nasional karena menjadi pelabuhan pertama di Kalimantan Barat yang berstandar internasional dan berkapasitas besar hingga mencapai dua juta TEUs. Dimana pembebasan lahan Pelabuhan meliputi sekitar 200 hektar dan biaya mencapai Rp 5,02 triliun.

Setelah terbitnya Perpres Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat, pihak IPC terlihat mendapatkan dukungan pemerintah daerah setempat untuk proses pembangunannya. source : maritimnews.com

Doa Bersama 171717, Potret Sisi Lain TNI Yang Nasionalis,Merakyat, dan Religius

Doa Bersama 171717, Potret Sisi Lain TNI Yang Nasionalis,Merakyat, dan Religius

PEMUDA MARITIM –  Indonesia pada 17 Agustus 2017 yang lalu genap berusia 72 tahun. Selama 72 tahun perjalanan bangsa ini paska berhasil merebut kemerdekaannya, telah banyak peristiwa suka maupun duka yang mengiringi perjalanannya. Beragam ungkapan rasa syukur diungkapan oleh seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang dan golongan.

Panglima Tentara Nsaional Indonesia (TNI) menyadari akan pentingnya mensyukuri nikmat kemerdekaan. Untuk itu, Panglima TNI  menggagas gerakan doa bersama yang bertemakan ‘Muroja’ah Untuk Lebih Berkasih Sayang’. Doa bersama tersebut,  dilaksanakan secara serentak di markas atau kantor satuan jajaran TNI AD, TNI AL dan TNI AU selama satu jam, dimulai pukul 17.00 s.d 18.00 waktu setempat di seluruh wilayah Indonesia.

“Energi sosial telah muncul karena mobilisasi kekuatan umat, santri, dan pemuda komponen bangsa oleh tokoh agama, ulama, kyai, habaib, pendeta, pastor, pinandita, bikshu, dan tokoh nasionalis yang dilandasi semangat persatuan dan keinginan untuk merebut kemerdekaan. Kita yang hadir sebagai penikmat kemerdekaan,  marilah bersama memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Pencerah agar menerangi kita dengan cahaya ilmu dan kearifan, agar kita pandai merawat kemerdekaan, diberikan kekuatan untuk terus menjaga NKRI, menjaga Pancasila,  merawat dan memperkokoh Ke-Bhineka Tunggal Ika-an, serta menggelolakan tradisi semangat gotong royong.,” terang mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat tersebut.

TNI Angkatan Laut, sebagai salah satu matra dari TNI sekaligus juga bagian dari perjalanan sejarah bangsa ini pun juga mengekspresikan rasa syukur tersebut dengan turut melaksanakan gagasan Panglima TNI tersebut. Para prajurit melaksanakan amanat Panglima tersebut sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya.

Berikut adalah beberapa potret kegiatan Doa bersama yang dibalut dengan tema Doa Bersama 171717 dari beberapa lokasi yang dilaksanakan oleh jajaran TNI AL. source : maritimnews.com

Beri Kuliah Umum di ITB, Menteri Susi Tekankan Pentingnya Pendidikan Kemaritiman

Beri Kuliah Umum di ITB, Menteri Susi Tekankan Pentingnya Pendidikan Kemaritiman

PEMUDA MARITIM – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengisi kuliah umum dihadapan sekitar 6000 mahasiwa dengan tema ‘Realitas Bangsa di Bidang Karya Sosial Masyarakat dan Sosial Politik’, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumat (18/8).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Susi mendorong ITB sebagai lembaga serta civitas akademika di dalamnya, ikut memberikan latihan dan pembinaan terhadap masyarakat Indonesia, terutama mengenai pentingnya menjaga kedaulatan laut Indonesia.

Menteri Susi mengungkapkan, banyak masyarakat yang belum memahami betul esensi dari kebijakan-kebijakannya, terutama kebijakan pemberantasan illegal fishing melalui moratorium kapal asing. Hal ini dikarenakan masyarakat belum terbiasa dengan kebijakan Menteri Susi yang dinilai baru dan cenderung berani.

Untuk itu, ia meminta mahasiswa memberikan pemahaman dan pendidikan terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan laut dan perikanan Indonesia. “Anda sudah masuk ke perguruan tinggi, sudah menjadi generasi Indonesia yang mempunyai kesempatan to be educated, to be better, di depan. Tetapi kalau itu tidak dipakai karena anda takut dan ragu-ragu, Indonesia akan di bawa kemana,” ungkapnya.

Menteri Susi berpendapat, dunia akademik seharusnya adalah dunia yang penuh dengan semangat perubahan. Menjaga integritas dengan bersikap jujur dan tidak berbohong hanya untuk menyenangkan semua pihak adalah langkah untuk memajukan bangsa.

Selain itu, Menteri Susi ingin agar masyarakat memahami pentingnya konsumsi ikan untuk mewujudkan bangsa yang cerdas dan mampu bersaing secara global. Menurutnya, tersedianya ikan sangat penting untuk memenuhi asupan protein masyarakat. “Saya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan berhak mengklaim ikan lebih penting daripada beras. Makan beras sekali-sekali, makan ikan harus setiap hari. Kalau karbohidrat itu hanya membuat energi, tapi tidak membangun sel-sel,” terangnya.

Menteri Susi menambahkan pentingnya meningkatkan konsumsi ikan serta mengurangi konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. “Better quality, smarter, stronger, more power. Kalau beras, kebanyakan makan nasi ngantuk. Jadi makan ikannya jangan ikan asin. Kamu kalau makan ikan asin pasti nanti makan nasinya banyak lagi,” imbuhnya.

Pembangunan generasi yang sehat dan cerdas dinilai penting untuk menghadapi kompetisi global yang makin keras. Menurut Menteri Susi sumber daya manusia Indonesia harus dipersiapkan menjadi lebih baik, lebih terampil, lebih cepat, lebih gesit, dan lebih pintar. “ITB dan Unpad itu lembaga pendidikan yang memberikan latihan, pembinaan, education, knowledge. Tetapi kalau dasar materialnya anak-anak Indonesia ini rendah, dampaknya juga tidak akan banyak,” jelas wanita yang dikenal sebagai salah satu pengusaha di bidang kedirgantaraan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Susi juga mendorong mahasiswa untuk memperkuat bidang riset, termasuk bidang riset kelautan dan perikanan. Menurutnya, hingga saat ini, belum ada perubahan apapun dari segi pendidikan, kebudayaan, dan sebagainya dalam misi menuju perubahan maritim yang lebih baik.

Indonesia membuat misi maritim sampai hari ini belum ada perubahaan tatanan apapun dari pendidikan, kebudayaan, dan lain sebagainya yang menuju pada perubahan maritim. “Saya melihat perguruan tinggi di luar negeri juga lebih terbuka, lebih cair. Mereka lebih kepada seperti badan riset yang moving fast. Dan mereka pergerakannya sangat cepat sekali. Dan saya pikir ini haruslah segera di bangun di perguruan tinggi dan sekolah-sekolah Indonesia,” tambahnya.

“ITB saya yakin dengan power dan fasilitas yang dipunyai, seharusnya bisa untuk making a move to change. Saya yakin kalau ITB mencontoh ini, ITB akan menjadi perguruan tinggi yang adopting technology, adopting science, adopting situations,” lanjutnya.

Terakhir, Menteri Susi berpesan kepada para ekonom, akademisi, dan orang tua untuk mulai bersikap objektif terhadap segala sesuatu yang terjadi di negara ini. Meskipun terkadang tekanan politik dan berbagai kepentingan begitu besar. “Kita tidak boleh takut untuk do a change, kalau you takut don’t start anything,” tutupnya. source : maritimnews.com

KRI Dewaruci dan Konsep ‘Manunggaling Kawula Gusti’



PEMUDA MARITIM –  Pada 15 Agustus 2017 lalu, KRI Dewaruci bertolak dari Surabaya menuju Jakarta untuk sebuah misi agar kapal legendaris ini tetap berlayar. Selain untuk memperingati kemerdekaan Indonesia ke-72, kapal latih ini juga dicanangkan untuk tetap berlayar selama 100 tahun.

Saat ini, TNI AL telah memiliki KRI Bimasuci sebagai pengganti KRI Dewaruci yang merupakan kapal latih untuk Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dalam mengarungi samudra. Namun beberapa kalangan justru menginginkan agar KRI Dewaruci tetap mendampingi KRI Bimasuci dalam pelayaran muhibah ke berbagai negara yang membawa para Taruna AAL.

Acara yang digagas oleh Pangarmatim Laksda TNI Darwanto itu juga mengikutsertakan para Purnawirawan dan petinggi TNI AL. Beribu kenangan di KRI Dewaruci dalam menempa calon perwira TNI AL yang tangguh menjadi bagian tak terlupakan dari para peserta pelayaran itu.

Kapal layar tiang tinggi (tall ship) buatan  galangan kapal HC Stulchen and Sohn, Hamburg, Jerman ini telah melahirkan para pimpinan TNI AL yang berintegritas. Kiprahnya juga telah mengahrumkan nama bangsa di pentas internasional.

Sejarah penamaan kapal ini pun tak lepas dari filosofi Dewaruci dalam kisah pewayangan yang intinya ingin membentuk para kadet memiliki jiwa maritim dengan dilandasi keimanan dan ketakwaan yang tinggi terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Filosofi ‘Manunggaling Kawula Gusti’

Sesuai namanya, Dewaruci merupakan salah satuh kisah dalam lakon pewayangan yang menceritakan perjalanan Bima, salah satu putra Pandu dalam mencari ‘Air Perwitasari’ hingga dasar samudra. Air Perwitasari yang diartikan sebagai air kehidupan merupakan pegangan dasar manusia untuk mengenal Tuhannya.

Kisahnya berawal dari perintah Guru Durna kepada Bima untuk mencari air itu hingga dasar samudra. Padahal maksud sebenarnya Guru Durna ialah ingin mencelakakan Bima karena dianggap sebagai penghalang Kurawa dalam mencapai ambisinya.

Bima sebagai murid yang taat, menjalani perintah sang guru guna mencari air itu. Guru Durna yakin Bima tak akan mungkin mendapatkan air itu, karena letaknya yang berada di dasar samudra dan dipenuhi oleh berbagai siluman. Dan ia berharap Bima tak akan kembali dengan selamat.

Berangkatlah Bima mengarungi samudra. Dalam perjalanan itu, Bima dihadang oleh naga rasaksa penjaga lautan. Bima pun berhasil mengalahkan naga itu dengan bantuan kuku Pancanaka. Bima pun melanjutkan pencariannya.

Setelah berenang tak menentu dan mulai kehabisan tenaga, setengah pingsan Bima melihat dirinya sendiri cuma dalam ukuran mini. Bima pun terheran-heran melihat hal itu. Ternyata Bima dalam wujud kecil itu ialah Dewaruci.

Dalam percakapannya, Dewaruci menekankan pada Bima agar menjadi pribadi yang kuat, tangguh dan selalu membela kebenaran. Tahapan awalnya, Bima harus mengenal dirinya sendiri yang memiliki hawa nafsu dengan dilambangkan oleh berbagai warna.

Bima dituntut untuk mengalahkan hawa nafsunya dan memperbesar nafsu kebaikannya. Setelah itu Bima disuruh masuk ke dalam tubuh Dewaruci yang kecil itu.

Bima berfikir mana mungkin tubuhnya yang besar ini dapat masuk ke dalam wadah mini ini. Dewaruci pun menjawab, jangankan Bima alam semesta saja bisa masuk ke wadah ini. Setelah mememjamkan mata dan mengalahkan hawa nafsunya, Bima akhirnya dapat memasuki tubuh Dewaruci.

Sesampainya di sana, Bima melihat berbagai macam alam dalam perjalanan hidup manusia. Nuansa ketenangan dan kedamaian merasuk dalam diri Bima kala memasuki tubuh Dewaruci. Karena begitu nyaman dan damainya, Bima enggan keluar dari tubuh Dewaruci.

Dewaruci hanya mengingatkan bahwa tugas Bima di dunia belum selesai untuk memerangi angkara murka dan menolong banyak orang. Setelah mendapat wejangan itu, Bima keluar dan kemudian tersadar dari pingsannya.

Setelah itu, Bima merasakan tubuhnya memiliki kekuatan yang ampuh dalam menghadapi tantangan hidupnya, yakni dalam merebut hak-haknya yang telah dirampas oleh Kurawa. Sesampainya di darat, Bima pun bergegas untuk menemui Guru Durna dan menceritakan kejadian yang dialaminya.

Dalam kepercayaan orang Jawa, Drs Susilo dalam bukunya ‘Ajaran Kejawen dan Manunggaling Kawula Gusti’ (Jakarta, 2000) menjelaskan bahwa lakon Dewaruci itu sarat dengan makna kehidupan manusia yang mencari jatidirinya baik dalam konteks hubungan vertikal maupun horizontal.

Dewaruci yang dimaknakan sebagai perwujudan Tuhan telah menyatu dengan manusia yang dilambangkan oleh Bima. Sehingga bersatunya manusia (kawula) dengan Tuhan (Gusti Allah) dapat terjadi.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, filosofi ‘Manunggaling Kawula Gusti’ digambarkan sebagai bersatunya antara pemimpin dengan yang dipimpinnya (rakyat). Sehingga turunan konsep ini dalam ilmu kepemimpinan seperti yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara, yaitu Trilogi Kepemimpinan yang terdiri dari ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso dan tut wuri handayani,

Tak terkcuali dalam membangun Indonesia sebagai negara maritim yang kuat, maka karakter individu yang dekat dengan Tuhannya menjadi modal dasar dalam pencapaian itu. Layaknya kisah Bima, justru di laut lah manusia dapat mengenal Tuhannya.

Selain itu, filosofi ini juga membentuk ocean leadership atau kepemimpinan bervisi maritim yang dekat dengan Tuhan YME dan rakyatnya serta memperjuangkan terangkatnya harkat dan martabat hidup bangsa dan negaranya. Source : maritimnews.com

Wisata Pantai Putri Serayi Jawai Kalimantan Barat


PEMUDA MARITIM – Wisata Pantai Putri Serayi terletak di kecamatan Jawai Selatan dapat di akses dalam waktu 1-2 jam dari ibukota kabupaten Sambas. Dari kuala tebas menuju pantai Putri Serayi ditempuh melalui jalur darat dan menggunakan transportasi air yang telah disediakan oleh masyarakat setempat, tidak berakhir sampai disitu untuk menuju pantai Putri Serayi masih harus melewati jalur darat sekitar 2,5 kilometer. Meskipun akses jalan menuju kesana dengan kondisi jalan yang rusak para wisatawan tidak ada hentinya untuk datang ke pantai ini.

Saat anda sampai di pantai anda akan dapat merasakan keindahan pesona obyek wisata pantai. Tidak hanya memiliki pantai dan deburan ombak saja, pantai putri Serayi juga memiliki banyak pohon kelapa yang rindang keindahan pemandangan tepi pantai dan hamparan air laut yang luas akan memanjakan anda saat berada di sana.


Wisata Pantai Putri Serayi

Pesona bukit Putri Serayi merupakan nilai tambah pantai ini semakin indah dengan dilengkapi oleh pemandangan bukit Putri Serayi dan hamparan batu-batu yang ada di tepi pantai merupakan salah satu daya tarik wisatawan untuk menghilangkan rasa penat mereka sekaligus menikmati indahnya pantai Putri Serayi. Banyak orang sekitar juga menyebut pantai ini dengan sebutan Pantai Jawai dan pantai Putri Serai karena lokasinya memang berada di kecamatan Jawai Selatan.

Banyak wisatawan memilih hari-hari tertentu untuk datang ke Pantai Putri Serayi biasanya hari lebaran adalah pilihan utama bagi masyarakat sekitar untuk datang ke tempat ini. Karena biasanya setiap hari lebaran di pantai ini mendatangkan artis luar kota untuk datang menghibur para wisatawan yang berada di pantai. Namun ada juga wisatawan lebih memilih hari-hari liburan mereka untuk datang ke sini bersama sanak saudara maupun teman-teman untuk menikmati acara khusus yang mereka buat.

Pantai ini juga sudah dilengkapi oleh beberapa kantin dimana wisatawan dapat membeli cemilan dan minuman di sana. Tentu saja anda tidak perlu repot-repot untuk membawa bekal makanan dan minuman dari rumah, disana tersedia juga penjual kelapa muda yang akan menambah sensasi saat anda berada di pantai sambil menikmati buah kelapa muda apalagi sambil bersantai dibawah rindangnya kebun kelapa maupun hamparan batu.

Ada juga wisatawan yang membawa alat pancing dan sambil memancing ikan di tepi pantai. Tentu saja wisatawan yang memang hobi memancing pasti akan melakukan hal tersebut dengan alasan menikmati keindahan pantai sambil melakukan hobi yang disukainya.

Tidak lengkap jika hanya menikmati suasana pantai saja, anda juga dapat merasakan hangatnya air laut yang dan mandi di sana, apalagi bersama teman dan keluarga pasti akan lebih asik jika mandi di pantai bersama-sama. Nah tunggu apalagi, persiapakan liburan anda bersama keluarga maupun teman-teman untuk menikmati indahnya pantai Purti Serayi di Jawai Selatan. Persiapkan juga kamera untuk mengabadikan pengalaman anda saat berada di sana.

Jika anda berwisata di pantai ini persiapkan kendaran dengan kondisi prima, persiapkan uang jajan itu sudah pasti, persiapkan pakaian ganti jika anda ingin mandi di pantai, persiapkan alas untuk anda sambil bersantai di bawah rindangnya pohon kelapa. Jadilah wisatawan yang baik dan ramah lingkungan, setidaknya jangan membuang sampah sembarangan dan turuti aturan yang berlaku di daerah sana, dan hormati warga sekitar dan tidak kalah penting juga yaitu jangan melanggar norma-norma agama. Dengan demikian anda sebagai wisatawan yang baik dan menaati atura itulah yang diharapkan oleh warga sekitar.





Sumber: indo-kaya.com

Pekerja Pelabuhan Kuala Tanjung Peringati HUT ke-72 RI di Atas Laut


PEMUDA MARITIM – Tanggal 17 Agustus menjadi hari yang istimewa bagi masyarakat Indonesia tiap tahunnya. Pada tanggal spesial tersebut, Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan baik oleh Jepang ataupun Belanda.

Sejak itulah, setiap tanggal 17 Agustus, seluruh masyarakat tanah air merayakan Kemerdekaan bangsa Indonesia. Tak terkecuali pekerja proyek pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara yang pada Kamis 17 Agustus 2017 mengadakan peringatan HUT RI Ke-72.

Menurut ACS Humas Pelindo1, Fiona Sari Utami, upacara Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia dilakukan diatas konstruksi dermaga Kuala Tanjung berjarak hampir 3.000 meter dari bibir pantai, dan inisiatif langsung 200 pekerja Pelindo 1, PT Prima Multi Terminal, PP, dan Waskita.

Pelabuhan Kuala Tanjung merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis yang dicanangkan pemerintah Republik Indonesia (RI), dan cikal bakal pelabuhan terbesar di Indonesia sekaligus memposisikan sebagai hub internasional.

Kehadirannya akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Indonesia. Keberadaan pelabuhan Kuala Tanjung di selat Malaka juga dapat dikatakan simbol kekuatan ekonomi Indonesia untuk bersaing ditingkat internasional.





Sumber: Maritim News