Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Pelabuhan Cilamaya Digeser, Bukan Dibatalkan

Pelabuhan Cilamaya Digeser, Bukan Dibatalkan
Pemuda Maritim - Pembangunan Pelabuhan Cilamaya bukan dibatalkan, tapi digeser lokasi pembangunannya. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Andrinof A Chaniago kepada Jurnal Maritim di kantornya, Jakarta, Kamis (2/4).

“Pelabuhan Cilamaya dibatalkan dari lokasi semula, akan digeser ke Timur, kearah Cirebon. Tentang di mananya nanti akan dikaji lagi,” ujarnya. Ia menjelaskan, akan ada penyempurnaan kajian dalam proyek tersebut. Sebab, keberadaan anjungan migas Pertamina hingga lebih dari 200 unit, perlu dipertimbangkan. “Ada 200 lebih anjungan minyak dan gas di lepas Pantai Karawang.”

Hasil studi yang dilakukan JICA (Jepang), pada Juni 2014 merekomendasikan pembangunan Pelabuhan Cilamaya. Andrinof menyebut, kajian JICA perlu ada penyempurnaan kembali. “Buktinya kondisi lapangan anjungan masih tidak memungkinkan. Kajian akan dilakukan kembali dengan menitikberatkan pada kajian fisik, lebih mendetail.

Andrinof mengakui, kepentingan sektor migas ,dan lahan pertanian untuk ketahanan pangan amat besar untuk dikorbankan. Karena itu, keputusan untuk memindahkan lokasi pelabuhan menjadi solusi. Ditanya tentang batalnya investor Jepang membiayai proyek tersebut, ia mangaku tidak mengetahui. “Investor jepang nggak tau saya, bisa juga nanti saya investornya,” pungkasnya.[IQBAL]

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply