Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » APMI dan STECHOQ Rencanakan Implementasikan Penelitian Roboboat

PemudaMaritim-Pembangunan poros maritim tidak terlepas dengan teknologi yang cukup mumpuni untuk dapat menunjukan kapasitas indonesia dihadapan dunia. Teknologi memiliki andil penting dalam upaya melakukan sebuah tekanan terhadap negara-negara lain bahwa indonesia bukan hanya sekedar wacana ingin menjadi poros maritim dunia terutama dalam bidang pertahanan laut
Penelitian dan gagasan maritim pemuda yang tersebar dindonesia lambat laun mulai membentuk sebuah pola ketika ada katalisator. Inilah salah satu alasan mengapa APMI terus aktif dalam melakukan berbagai kampanye kepemudaan maritim. APMI memulai dari agenda-agenda sederhana mulai dari sosial dengan pegabdian masyarakat, pelayaran, penulisan gagasan, serta tentunya penlitian. Melihat potensi pemuda maritim yang sebenarnya sangat luar biasa jika mampu diakomodir dengan baik.
Stechoq merupakan perusahaan star up dibidang robotika. Memiliki misi untuk menjadi Pelopor Kemandirian Riset Teknologi  Tepat  Guna  Berkelas  Dunia  demi  Kemajuan Bangsa Indonesia. Stechoq berkomitmen untuk mengaplikasikan teknologi tanpa awak. Saat ini Stechoq sudah memiliki beberapa product mulai dari ROV, USV, KARIN, dan TIRAY semua product tersebut merupakan buatan asli karya anak bangsa. Bertempat di Jogjakarta Godean Sleman.
Roboboat merupakan sebuah perlombaan yang diadakan oleh AUVSI (Association for Unmanned Vehicle Sistem International) yang bermarkas di USA. Pada tahun 2011 Roboboat pertama kali diikuti oleh perwakilan Indonesia. Kemudian berlanjut menjadi KKCTBN (Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional) sebagai agenda nasional sekaligus ajang seleksi yang diadakan oleh Dikti. Pasca perlombaan tersebut akhirnya geliat penelitian mengenai robot kapal pun mulai merebak di Indonesia meskipun masih berbasis individu dalam melakukan pengembangan teknologinya.
salah satu product Stechoq
Dari latar belakang tersebut di motori oleh CEO PT Stechoq Robotika Indonesia Malik Khidir yang merupakan Programer Roboboat UGM 2014 dan Sekjen APMI Ahlan Zulfakhri yang merupakan head delegates Roboboat UNDIP 2011 melakukan perencanaan penjajakan kerjasama dalam mewujudkan teknologi kemaritiman tersebut. Hal tersebut dilakukan sebagai sebuah upaya untuk membangkitkan teknologi kemaritiman indonesia.
Ahlan menyampaikan “Perlu sebuah bukti yang konkrit untuk menunjukan bahwa anak-anak indonesia bisa dan mampu memiliki keahlian yang cukup mumpuni dalam bidang teknologi. Malik menambahkan “Meskipun basis yang kami lakukan masih bertumpu pada kemampuan individu tidak menyurutkan niatan kami untuk membangun teknologi maritim Indonesia, kami siap berjuang untuk bangsa Indonesia
Rencananya kedepan pihak APMI dan STECHOQ akan melakukan peninjauan dan diskusi lebih lanjut mengenai bentuk kerjasama yang akan dilakukan. Hal terpenting yang perlu menjadi visi bersama adalah menunjukan kemampuan dan kapasitas pemuda indonesia dalam menciptakan sebuah karya yang bermanfaat untuk masyarakat luas.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply