Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Gelombang Tinggi, Nelayan Kuaro Merana karena Tangkapan Turun Drastis

Pemuda Maritim -  Nelayan di kawasan pesisir Desa Pondong Kecamatan Kuaro mengeluhkan hasil tangkapan ikan atau udang yang mengalami penurunan drastis. Kondisi tersebut disampaikan Andi Maman (45), nelayan setempat yang menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan laut.

Disebutkan Maman, dalam beberapa pekan terakhir hasil tangkapan nelayan di wilayahnya menurun hingga 60 persen. Jauh jika dibandingkan beberapa bulan lalu. “Hasilnya cuma bisa buat mengembalikan biaya ongkos beli minyak saja. Selebihnya, hanya cukup buat makan keluarga,” kata Andi Maman kepada Kaltim Post, Selasa (10/11).

Berbagai hal menjadi penyebab, salah satunya gelombang yang mencapai ketinggian tiga hingga lima meter. “Sebagian besar tidak berani pergi melaut. Kalau berangkat, kami hanya mencari posisi atau lokasi aman untuk mendapatkan tangkapan. Jadi, hanya ikan-ikan perairan dangkal didapat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan nelayan lain, Rusli (38). Semenjak tingginya gelombang laut, banyak nelayan tak berani melaut dan memilih mencari pekerjaan lain seperti bertani rumput laut dan memperbaiki kapal rusak.

Terkait kondisi cuaca laut yang tidak bersahabat, dirinya hanya berharap cuaca segera membaik agar bisa kembali melaut hingga perekonomian normal seperti saat tangkapan tinggi.
Sumber : kaltimpost.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply