Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Kesejahteraan Nelayan Indramayu Masih Minim

Pemuda Maritim - Nelayan Kabupaten Indramayu masih mengeluhkan akan minimnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan mereka. Padahal, Kabupaten Indramayu adalah salah satu daerah potensial dalam program nasional, yaitu poros maritim dunia.

Hal itu mengemuka saat kegiatan reses anggota DPR RI Komisi IV Ono Surono di Desa Cangkring Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu, Rabu (11/11/2015). "Garis pantai Indramayu merupakan terpanjang di Jawa Barat dan harus dimanfaatkan untuk kesejahtaraan rakyat, khususnya nelayan," ucapnya.

Sektor perikanan dan kelautan, kata Ono, merupakan prioritas untuk dikembangkan di tingkat nasional melalui program-program yang langsung menyentuh nelayan. "Sebagai poros maritim dunia, terlihat dari program dan anggaran yang setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Menurut dia, nelayan di Indramayu harus mampu berkembang dengan meningkatkan kualitasnya secara bersama-sama. "Ke depan nelayan harus menghadapi laut bukan memunggungi laut," ucapnya.

Untuk itu, dia berkeinginan program-program kelautan dapat diakses melalui koperasi untuk mempermudah pengawasan dan pelaksanaan program. "Nelayan pun diharapkan bisa memahami hal pentingnya hal itu," katanya.

Salah satu tokoh nelayan Desa Cangkring Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu, Darsam, mengeluhkan banyaknya nelayan kecil menggunakan alat tangkap yang saat ini dilarang. Dia berharap pemerintah secara bertahap memberikan bantuan sesuai kebutuhan nelayan.

Namun, dia pun mendukung program pengembangan sektor kelautan dan siap bergotong royong bersama nelayan kecil lainnya. "Kami akan mencatat para nelayan demi peningkatan kualitas para nelayan," katanya.

Sementara itu, salah seorang istri nelayan, Nengsih, mengeluhkan minimnya pemberdayaan kaum perempuan nelayan ketika para suaminya berlayar. Dia mengharapkan adanya program yang bisa dimanfaatkan oleh para kaum hawa nelayan.

"Kalau ada program untuk para ibu-ibu, mohon kami diajak agar ada kegiatan untuk membantu ekonomi keluarga," ucapnya.
Sumber : pikiran-rakyat.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply