Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Mulai 2016, ACS Buka Pendaftaran Anggota Baru

Pemuda Maritim - Sidang Eksekutif Komite Asian Classification Societies (ACS) ke–23 telah digelar 29–30 Oktober 2015 lalu di Bali. Dihadiri enam badan klasifikasi yaitu, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) sebagai tuan rumah, Nippno Kaiji Kyokai (NK Class) dari Jepang, Korean Register (KR) dari Korea, Vietnam Register (VR) dari Vietnam, Indian Register of Shipping (IRS) dari India, dan China Classification Society (CCS) dari China.

“Ada beberapa agenda yang dibahas dan sudah dicapai kesepakatan, yang krusial yaitu amandemen dari charter dan prosedur terhadap keanggotaan ACS menjadi isu yang dibahas secara intensif”, ujar Corporate Secretary Biro Klasifikasi Indonesia, Saifuddin Wijaya kepada Jurnal Maritim di Jakarta, Rabu (4/11).

Saifuddin menyampaikan bahwa tahun depan ACS sudah mulai menerima keanggotaan. Saat ini sudah banyak yang ingin mendaftar sebagai anggota ACS, namun ACS belum menerima karena disepakatinya prosedur penerimaan keanggotaan.

Dan saat ini ada beberapa badan klasifikasi di Asia yang berminat bergabung, yaitu Badan Klasifikasi Iran (IR), Badan Klasifikasi Turki (TL), Badan Klasifikasi Malaysia (SCM), Badan Klasifikasi Filipina, bahkan juga ada Badan Klasifikasi Amerika/ABS.

Dalam sidang ACS kali ini, juga disepakati bahwa Ketua ACS saat ini yang dijabat oleh Presiden Direktur BKI, Rudiyanto, akan digantikan oleh Presiden Direktur Korean Register (KR) per Januari 2016.

Bersamaan dengan sidang ACS, juga diadakan pertemuan dengan asosiasi stakeholder, yaitu Asian Shipowners Forum (ASF) dan Asian Shipbuilding Expert Forum (ASEF). Pertemuan ACS-ASF-ASEF membahas isu regulasi dan isu lain yang berkembang di dunia maritim, antara lain ship recycling dan Ballast Water Management system.

ASEF menginformasikan mulai November 2015 ini cakupan organisasinya sudah melebar ke tingkat global. Strategi ini demi mendukung ambisi ASEF menjadi organisasi internasional Non Government Organization (NGO) yang diakui oleh International Maritime Organization (IMO). Saat ini keanggotaan ASEF saat ini didominasi oleh shipyard yang berada di Asia yaitu China, Jepang, dan Korea.

Dalam diskusi ditegaskan bahwa ACS bukan organisasi tandingan bagi IACS (International Association Classification Societies). ACS adalah sebagai wadah tempat pertukaran informasi, membahas berbagai isu maritim, dan saling mendukung antar institusi class yang berada di regional Asia.
Sumber : jurnalmaritim.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply