Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Nelayan Cirebon Sepakat Ganti Alat Angkap di 2016

Pemuda Maritim - Nelayan Kota Cirebon, Jawa Barat, pada 2016 akan mengganti alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti arad dengan alat tangkap ramah dan semua nelayan sudah sepakat, kata pejabat DKPPP setempat.

Kepala Seksi Kelautan Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Peternakan (DKPPP) Daud Suherman, Kamis (5/11/2015), mengatakan semua nelayan yang berada di Kota Cirebon sudah siap untuk mengganti alat tangakap mereka yang tidak ramah lingkungan pada tahun 2016. "Alat tangkap tidak ramah lingkungan tahun depan akan di ganti semua seperti arad dan yang lainnya," katanya.

Menurutnya sekarang ini para nelayan sudah siap untuk mengganti alat-alat yang tidak ramah lingkungan dimana setelah adanya permen tentang alat tangkap yang tidak ramah, maka pihaknya selalu sosialisasi pada nelayan dan tahun depan menjadi kesepakatan penggunaan alat ramah lingkungan dan itu sudah final.

Setelah diadakan sosialisasi itu, maka nelayan dan pihak DKPPP sepakat untuk menggantinya dan alat-alat itu akan disita dan ditukar dengan alat yang ramah lingkungan.

"Kami sudah sepakat dengan para nelayan dan jika tahun 2016 masih ada nelayan yang menggunakan alat tak ramah, maka kami tidak segan lagi untuk menyitanya dan memusnahkannya," ujarnya.

Kalau sekarang ini para nelayan masih ada yang menggunakan alat tangkap dan pihaknya masih menoleransi, karena menurutnya masih belum bisa dengan sekaligus untuk menyuruh mereka mengganti alat tangkapnya.

Selain itu di Cirebon juga sudah ada sebagian nelayan yang menggunakan pancing sebagai alat tangkap dimana alat tangkap ini adalah salah satu alat tangkap ramah lingkungan. "Kami juga membagikan alat pancing kepada para nelayan yang ada di Cangkol, dimana mereka merupakan nelayan rumpon dasar," imbuhnya.
- Sumber : nasional.inilah.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply