Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Nelayan Tuntut Dana CSR KIP Dilunasi

Pemuda Maritim - Para nelayan menuntut dana Community Responsiblity Social (CSR) yang belum dibayarkan PT Pulomas Sentosa sebesar Rp 206 juta dan PT Sukses Indoprima sebesar Rp 118 juta.

Ini merupakan kompensasi bagi nelayan dengan beroperasinya Kapal Isap Produksi (KIP)  di sekitar perairan dekat Muara Pelabuhan Jelitik Sungailiat.

"Kami dari Tim Relawan Pemantau CSR meminta kepada pihak terkait untuk mencabut izin kapal isap PT Pulomas sementara karena telah berjanji kepada nelayan untuk mengeruk muara air kantung Sungailiat dan tidak menepati hutang CSR kompensasi kepada para nelayan yang selama ini belum dibayar. Sekarang masih sisa sebesar Rp 206 juta itu dari pengakuan Ketua Panitia Besar Zainal Abidin," kata Pinot dari Tim Relawan Pemantau CSR didampingi Ketua I Formanpis Kabupaten Bangka Heri, Ketua II Formanpis Kabupaten Bangka Robi, RT 4 Nelayan Hasan dan Tokoh Pemuda Nelayan Agus, kepada bangkapos.com, Rabu (18/11) di Sungailiat.

Menurutnya jangan sampai nelayan melakukan aksi demo untuk menuntut PT Pulomas dan PT Sukses Indoprima untuk melunasi hutang kompensasi KIP tersebut kepada nelayan dari tahun 2014 hingga 2015.

Ia mengatakan CSR tersebut berdasarkan data yang mereka miliki tahun 2015 untuk sebanyak 4.500 nelayan. Biasanya dibagikan setahun sekali sebesar Rp 310.000 per nelayan.

"Selama ini apa yang disampaikan PT Pulomas sampai sekarang belum terealisasi dan masih memiliki hutang kepada nelayan," tegas Pinot.

Menanggapi tuntutan nelayan terhadap dana kompensasi CSR nelayan, Humas PT Pulomas Sentosa Yanto mengatakan belum mengetahui masalah dana CSR kompensasi untuk nelayan.

"Saya cari data dan informasi agar jelas semua," jelas Yanto.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply