Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » Pengusaha Boat Butuh Konsolidasi

Satria Patriosiando saat mengisi seminar 
PemudaMaritim-Pembangunan maritim indonesia perlu mendapatkan dukungan penuh dari berbagai elemen. Terutama para pengusaha, hal tersebut menjadi latar belakang yang sangat kuat untuk mampu membangun maritim indonesia. Pemerintah tentunya akan sangat sulit jika hanya bekerja sendirian, sebagai pembuat regulasi dan kebijakan pemerintah harus didukung oleh pengusaha yang kooperatif untuk dapat menjadi penyokong dalam pembangunan maritim Indonesia.
Melihat kondisi tersebut Direktur utama SSBoatyard Satria Patriosiando menyampaikan “ Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat luar biasa, terutama dalam bidang maritim”
Ia menyampaikan bahwa potensi geografi indonesia sudah menunjukan bahwa maritim menjadi kekuatan utama.
“Mulai dari garis pantai sampai luas lautan yang 2/3nya adalah lautan”, ujar pria yang akrab dipanggil Rio
Namun, sayangnya hampir beberapa tahun fokus pemerintah tidak mengedepankan maritim sebagai potensi terbesar dalam menghasilkan devisa negara.
“Pasca maritim menjadi visi dan gagasan yang disampaikan oleh presiden seolah semua berubah. Maritim menjadi ujung tombak untuk mampu mensejahterakan rakyat indonesia. Sekarang melihat hal ini tinggal dari stekholder mampu membantu dan mendukung pemerintah, terutama para pengusaha.” Ujar Rio
Lulusan desain produk ITB tersebut menyampaikan “saat ini kebijakan dan peraturan pemerintah sudah pro terhadap maritim”
Rio menambahkan “beberapa kebijakan yang langsung berkaitan dengan maritim antara lain penghilangan pajak untuk galangan kapal. Kemudian banyaknya pembangunan infrastruktur laut khususnya kapal. Pemuda kelahiran Jakarta tersebut menambahkan saat ini ada pembangunan 188 kapal negara diperhubungan, 3500 kapal di KKP, belum lagi kapal angkatan laut, basarnas, kehutanan, BNPB, BNPP, kemendesa, Marinir, Bakamla, pengawas perikanan dan kapal beacukai.”
“Ini trend posif yang seharusnya mampu ditangkap oleh seluruh stekholder terutama pengusaha. Perlu diingat bahwa pengusaha bukan hanya berorientasi kepada profit dari setiap project, melainkan memiliki tangung jawab untuk melahirkan wirausahawan baru dalam bidang maritim jika benar-benar ingin berbuat untuk bangsa.” tambah Rio
Ia menegaskan, “saya yakin di Indonesia masih banyak pengusaha-pengusaha yang bukan hanya berorientasi profit melainkan juga ingin membangun negeri.”
“Untuk itu dengan trend positif yang terjadi saat ini pengusaha perlu mengadakan konsolidasi, untuk mendukung program pemerintah. Terutama untuk para pengusaha boat atau boat builder, karena kedepan pemerintah membutuhkan masukan dan saran untuk pembangunan kapal-kapal non commercial ship”, ungkap Rio
Pria kelahiran Jakarta tersebut mengakhiri wawancara dengan menyampaikan “saat ini kita harus mampu bekerjasama dan bergandengan untuk membangun indonesia menuju poros maritim dunia”.
“Tentunya dengan seperti itu ketika pada satu titik indonesia berhasil menjadi poros maritim dunia, dunia usaha khususnya maritim juga akan diuntungkan karena kita tidak bicara lagi mengenai pangsa pasar lokal melainkan pangsa pasar internasional”, tutup Rio

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply