Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Permudah Kredit Nelayan, OJK Gagas Program Jaring

Pemuda Maritim - Kini, nelayan bisa makin mudah mendapat layanan kredit perbankan. Pasalnya, OJK, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) dan 8 bank bekerjasama untuk salurkan kredit nelayan.

"Diharapkan tak ada lagi keraguan untuk para nelayan untuk mengakses kredit ke perbankan, karena kita akan fasilitasi lewat Jaring ini," ujar Diektur Pengawasan Bank OJK Slamet Edy Purnomo di Jakarta, Selasa (03/11/2015).

Kerjasama sinergis antara OJK, KKP dengan delapan bank ini dikemas dalam program Jaring atau Jangkau, Sinergi, dan Guideline. Untuk kredit nelayan disiapkan dana Rp 5,37 triliun sampai akhir 2015.

Masih kata Slamet, potensi perikanan di Indonesia, sangat besar. Di sisi lain, para nelayan masih sangat minim mengakses modal dari perbankan.

"Saat ini penyaluran kredit di sektor perikanan masih rendah dikarenekan perbankan cenderung menilai industri perikanan memiliki risiko usaha tinggi," ungkap Slamet.

Menurut Slamet, sasaran utama program Jaring adalah untuk meningkatkan pertumbuhan pembiayaan di sektor Kelautan dan Perikanan (KP) dengan pertumbuhan pembiayaan lebih tinggi dibanding tahun sebelummnya, selain itu akses masyarakat untuk peminjaman juga lebih luas.

Oleh karena itu OJK, KKP dan 8 bank mitra, menginginkan agar jangan sampai ada ketidaktahuan cara penghitungan yang benar sehingga membuat risiko terlalu tinggi dan biaya yang dibebankan calon debitur besar.

"Selain ke 8 bank tersebut, kita juga ada penambahan 5 bank, sehingga total bank yang bersedia menyalurkan kreditnya sebanyak 13 bank, yakni Bank BRI, BNI, Mandiri, Danamon, BTPN, Permata, Bukopin, Sulselbar, BCA, Maybank Indonesia, CIMB Niaga, Sinarmas, dan juga Bank BPD Jawa Timur," papar Slamet.
Sumber : inilah.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply