Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Polair Siap Bantu Nelayan Karimun jika Diuber Police Marine Malaysia

Pemuda Maritim - Satuan Polisi Air (Sat Polair) Polres Karimun, menyerahkan 20 baju keselamatan atau life jacket kepada para nelayan tradisional yang ada di Leho, Kecamatan Tebing, Sabtu (21/11). Penyerahan baju keselamatan tersebut untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrim ketika berada di laut.

“Bantuan life jacket ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada para nelayan. Hal ini melinhat kondisi cuaca pada akhir tahun di wilayah Kabupaten Karimun yang sudah terlihat ombak besar dan angin kencang. Sehingga, kita berharap dengan adanya life jacket ini dapat digunakan ketika nelayan berada di laut dan mendapati cuaca secara tiba-tiba berubah ekstrim. Karena, kondisi cuaca kapan saja bisa berubah,” ujar Kasat Polair Polres Karimun, Iptu fahmi kepada Batam Pos.

Tak hanya itu saja, kata Fahmi, Polair juga siap untuk membantu nelayan ketika menghadapi masalah di laut. Untuk itu, selain menyerahkan stiker yang berisi himbauan dan juga nomor telepon yang dapat dihubungi 24 jam. Jika ada kejadian di laut, baik yang berhubungan dengan nelayan atau tidak bisa langsung menghubungi call center Sat Polair, anggotanya akan langsung bergerak ke lokasi.

Bantuan life jacket ini juga tidak hanya untuk nelayan Leho, tetapi juga akan dibagi-bagikan juga ke nelayan yang ada di pualu-pulau. Dalam pertemuan dengan para nelayan di Leho tersebut, Polair mendapatkan informasi bahwa nelayan sering kehilangan jaring dan juga terkadang sering didatangi oleh Police Marine Malaysia.

Padahal, menurut nelayan lokasi tempat menangkap ikan atau menjaring belum masuk ke perairan negeri jiran tersebut, tapi, masih di perairan internasional. “Bahkan, tidak jarang ada nelayan Karimun yang ditarik ke Malaysia,” ujar salah seorang nelayan, Samin kepada Polair.

Menanggapi hal ini, Fahmi menyatakan, jika memang ada nelayan yang bertemu dengan Police Marine Malaysia sedangkan posisi kapal masih berada di perairan internasional, maka segera hubungi.

“Maka kita akan segera datang ke ,lokasi menggunakan kapal yang ada. Dan, yang terpenting yang harus diperhatikan adalah tetap berhati-hati ketika berada di laut. Jangan memaksakan diri untuk turun ke laut jika cuaca ekstrim,” ungkapnya.
Susmber : batampos.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply