Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Ditpolair Polda Jabar Tahun 2016 Asuransikan 3000 Nelayan

Pemuda Maritim - Direktur Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Jabar, Kombes Pol Yasril Zakir mengatakan, tahun 2016 mendatang, Ditpolair Polda Jabar bersama dengan PT. Cirebon Elektrik Power, PLTU Kanci Kabupaten Cirebon bakal asuransikan sedikitnya 3000 nelayan dari Kota dan Kabupaten Cirebon.

“Sejak tahun 2011, kami menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) PT. CEP PLTU Kanci dengan memberikan asuransi kepada masyarakat nelayan. Jadi, kalau para nelayan itu mengalami kecelakaan baik di laut, maupun di darat,” ungkap Direktur Ditpolair Polda Jabar, Kombes Pol, Yasril Zakir saat ditemui fajarnews.com usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kepolisian Perairan Ke-65 di Mako Polair Polda Jabar, Kamis (3/12).

Menurutnya, para nelayan ini nantinya akan mendapatkan asuransi dari PT. CEP PLTU Kanci sebesar 10 juta rupiah bagi nelayan yang meninggal dunia. Sedangkan bagi nelayan yang mengalami luka-luka hanya mendapatkan satu juta rupiah. Syaratnya adalah cukup menyerahkan KTP dan KK, nanti akan diasuransikan ke Jasa Raharja.

“Sedikitnya ada sekitar 2800 nelayan yang sudah diasuransikan dan tahun depan ada penambahan sekitar 200 nelayan menjadi 3000 nelayan yang sudah diasuransikan ke Jasa Raharja. Ini gratis, pasalnya perusahaan membayar premi tiap bulan, ini kan gratis,” terang Yasril.

Cukup mengumpulkan KTP dan KK bagi masyarakat nelayan yang belum mendapatkan asuransi, dan bisa datang ke Ditpolair Polda Jabar beralamat di jalan Kapten Samdikun Dalam nomor 7 Kota Cirebon. Hal ini dikarenakan kecelakaan di laut lumayan cukup banyak.

“Tugas kita memberi tahu kepada nelayan bahwa saat ombak besar dan berbahaya kita ingatkan untuk tidak melaut, meskipun melaut itu harus membawa alat pelampung sebagai alat keselamatan. Hampir setiap bulan tentunya ada kecelakaan di laut, padahal sudah kita himbau dan ingatkan,” katanya.

Ditpolair Polda Jabar Kekurangan Asrama

Ia juga menuturkan, anggota Ditpolair Polda Jabar ada 166 anggota, akan tetapi mereka yang tinggal di asrama itu sekitar 10 persen, rumah pribadi sekitar 5 persen, sedangkan sisanya itu masih ngontrak (menyewa, red) rumah. Pasalnya Ditpolair itu masih baru, sedangkan pembangunan untuk asrama belum ada.

“Sekarang kami suda laporkan ke Kapolda Jabar tentang kondisi seperti ini, saya berharap ke depan nanti para anggota bisa tinggal di asrama, hal ini demi kesejahteraan para anggota,” tukasnya.
Sumber : fajarnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply