Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Pelayaran Global: CMA CGM Akuisisi NOL, Perkuat Singapura di Asia

CMA CGM, perusahaan pelayaran asal Perancis, hari Senin (7/12/2015) secara resmi mengumumkan bahwa rencana akuisisi terhadap American President Lines (APL) secara telah disetujui secara bulat oleh dewan komisaris NOL. Rodolphe Saadé, Vice-Chairman CMA CGM menyatakan pihaknya juga akan membuka kantor regional di Singapura demi memperkuat posisi negara Pulau itu sebagai Hub Pelayaran Regional Asia.

CMA CGM adalah perusahaan pelayaran terbesar ke-3 dunia, mengoperasikan 469 unit kapal dengan total kapasitas angkut mencapai 1,78 juta TEU. CMA CGM hadir di 160 negara, dan memiliki sekitar 22 ribu orang karyawan. Sementara NOL alias Neptune Orient Lines merupakan perusahaan pelayaran berbasis di Singapura yang merupakan induk APL, mengoperasikan 94 kapal dengan total kapasitas angkut 618 ribu TEU. NOL hadir di 80 negara, dengan jumlah karyawan mencapai 7.500 orang.

Nilai transaksi CMA CGM  dan NOL mencapai sekitar USD 2,4 Billion (sekitar Rp 30 Triliun). Gabungan keduanya menghasilkan entitas pelayaran dengan omzet USD$ 22 Billion (hampir Rp 300 Triliun), jumlah armada sebanyak 563 unit, dengan kapasitas angkut 2,2 Juta TEU.

Akuisisi CMA CGM terhadap NOL/APL ini menguatkan ramalan banyak pengamat tentang perubahan landscape bisnis pelayaran kontainer melalui dua trend, yaitu aliansi antar perusahaan pelayaran besar, melalui merger dan akuisisi, dan penggunaan kapal kontainer berukuran besar. Selain CMA CGM dan NOL, dua BUMN pelayaran milik China, COSCO dan CSCL, dikabarkan akan merger. Keduanya mengoperasikan masing-masing 159 dan 132 kapal. Jika bergabung, kapasitas angkut armada keduanya dapat mencapai 1,7 juta TEU.
Sumber : jurnalmaritim.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply