Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Polandia Tawarkan Diri menjadi Hub ASEAN di Eropa Timur

Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menyampaikan pidato pada forum ASEAN Economic Community (AEC) – The New Common Market in Asia di Kementerian Pembangunan Republik Polandia, Warsawa, Selasa (08.12.15).

Perdagangan RI-Polandia saat ini mencapai 1 Milliar USD, dan ditargetkan meningkat 2 kali lipat di masa depan. Polandia tidak menggunakan mata uang Euro sehingga lebih murah dari sisi perhitungan perdagangan.

Menko Rizal menyampaikan bahwa Negara anggota ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Economic Community memiliki potensi pasar yang besar, namun diakui pembentukan ASEAN Economic Community tidaklah mudah. Dimulai dari kebijakan bersama penurunan tarif diantara Negara ASEAN, kemudian komitmen mencapai efisiensi produksi, dan menetapkan tujuan menjadikan ASEAN sebagai kawasan produksi yang kompetitif.

Terobosan lainnya di tingkat Negara ASEAN yakni kesepakatan peningkatan koordinasi pada sektor pariwisata dan harmonisasi standarisasi perdagangan ASEAN. Kemudian, pembentukan Palm Oil Council (POC) antara Indonesia dan Malaysia yang menguasai 80% pangsa pasar minyak sawit dunia. POC dibentuk untuk menjaga standar produk dan harga, serta meningkatkan kesejahteraan petani sawit di kedua negara. Pembentukan POC yang cuma dua bulan menunjukkan kerjasama antar negara ASEAN sudah berlangsung efektif.

Sementara Deputy PM Polanda bidang pembangunan, HE. Mr. Mateusz Morawecki menyampaikan bahwa Polandia menawarkan diri menjadi hub perdagangan antara Negara-negara ASEAN dan Uni Eropa khususnya Eropa Timur. Tahun depan akan dibangun Badan Ekspor Polandia, yang akan mendukung ekspor Polandia. Morawecki juga menjanjikan akan mendorong para investor besar Polandia untuk berinvestasi di ASEAN.

Duta Besar RI untuk Polandia sekaligus merangkap Ketua Komite ASEAN di Warsawa, Dubes Pieter Gontha, menyampaikan ASEAN dengan satu pintu, memiliki kekuatan dan potensi yang besar. Salah satu contohnya adalah kekuatan produksi CPO yang menguasai 80% pasar dunia. Sebagai Ketua Komite ASEAN di Eropa Timur, Peter Gontha menyatakan akan mendorong kerjasama ASEAN-Uni Eropa sekaligus mengembangkan kemampuan kerjasama perdagangan antar negara.
Sumber : jurnalmaritim.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply