Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » RI Diminta Adopsi Sistem Perlindungan Nelayan Kecil FAO

Pemuda Maritim - Republik Indonesia perlu mengadopsi instrumen perlindungan nelayan kecil yang telah dikeluarkan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), guna melindungi dan memberdayakan nelayan tradisional di berbagai daerah.

"Perlindungan kepada nelayan kecil dan perempuan nelayan harus segera diimplementasikan," kata Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) M Riza Damanik dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dia mengemukakan, lahirnya instrumen internasional FAO untuk perlindungan nelayan kecil pada 2014 lalu, harus segera diikuti dengan kebijakan nasional di setiap negara, termasuk Indonesia.

Hal tersebut, lanjutnya, untuk memberikan kepastian antara lain terhadap pemenuhan hak atas tanah di pesisir bagi nelayan, situasi lingkungan pekerjaan yang layak bagi nelayan, dan akses terhadap pasar yang adil. Selain itu, ia memaparkan bahwa pengadopsian instrumen perlindungan tersebut juga esensial guna mobilisasi sumber daya negara untuk mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim ke kampung-kampung nelayan.

Ketum KNTI juga menyebutkan, tidak ada salahnya para pemimpin di dunia belajar dari nelayan-nelayan kecil cara menjaga lingkungan dan kelestarian sumber daya ikan. Riza mencontohkan, Di Tanjung Balai Sumatera Utara, nelayan percaya bahwa laut adalah anugerah dari Sang Pencipta sehingga ada kewajiban bagi setiap orang untuk menjaga dan memelihara sumber daya perikanan.

"Ketika terjadi terang bulan, nelayan tradisional tidak melaut. Kamipercaya, itu adalah waktu yang tepat bagi sumber daya ikan untuk mereproduksi, dan kemudian kembali berlimpah," ujarnya.
Sumber : beritasatu.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply