Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Teluk Jakarta Tercemar Limbah, Nelayan Puasa Berbulan-bulan

Jutaan ikan yang diduga mati karena limbah kimia industri tidak hanya keluar dari satu dua nelayan yang biasa melaut di sekitar Teluk Jakarta. Beberapa nelayan yang disapa merahputih.com saat berada di pesisir Pantai Ancol pun mengatakan hal senada.

Seperti saat merahputih.com melakukan penelusuran di pesisir pantai Jakarta untuk melihat langsung kondisi jutaan bangkai ikan yang terapung di Teluk Jakarta, dan sebagian besar berada di wilayah Ancol.

Atas kemurahan hati Pak Jonggeng (71) yang sudah 40 tahun lebih menjadi nelayan. Merahputih.com akhirnya dapat menjelajahi pesisir Pantai Ancol yang pada kemarin, Senin (30/11), dipenuhi oleh jutaan ikan mati.

"Kejadian seperti ini setiap tahun pasti ada Mas, malah tahun 2014 kemarin dua kali lipat lebih banyak dari sekarang, dan kalau sudah ada kejadian seperti ini petugas keamanan dan kebersihan Ancol yang membersihkan bangkai-bangkainya agar tidak mengganggu para pengunjung," ujar Pak Jonggeng, yang masih setia dengan perahu tuanya, Selasa (01/12).

Menurut Pak Jonggeng, jika terjadi fenomena seperti ini, para nelayan seolah disuguhi pesta laut sehari, tapi setelah itu puasa melaut berbulan-bulan. Pasalnya, untuk nelayan seperti Pak Jonggeng yang melaut dengan perahu kecil, ia hanya bisa mencari ikan di pesisir pantai Teluk Jakarta.

"Kalau ikan sih memang banyak Mas, di laut lepas, cuma kan dengan perahu kecil seperti ini enggak bisa. Perahu seperti ini cuma bisa melaut sampai 8 kilometer, selebihnya sudah laut lepas, perahu kita pasti karam diterjang ombak. Makanya kalau sudah ada kejadian seperti ini, bisa sebulan sampai tiga bulan libur melaut," ujar Pak Jonggeng sambil mengemudikan perahunya.
Sumber : merahputih.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply