Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Cuaca Ekstrem Ancam Nelayan

Pemuda Maritim - CUACA buruk yang terjadi belakangan ini mulai mengancam pendapatan nelayan di pesisir Kabupaten Bekasi. Nelayan mulai kesulitan untuk melaut karena cuaca buruk yang bisa memicu gelombang tinggi.

Namun demikian, Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (DPPK) Kabupaten Bekasi belum mendapat laporan soal cuaca buruk yang menjadi kendala nelayan. Bahkan soal kerugian yang dialami nelayan Kecamatan Babelan, Tarumajaya dan Muaragembong pun belum dilaporkan ke dinas ini.

“Walaupun sudah memasuki musim cuaca buruk yang biasa memicu gelombang besar tapi sampai saat ini belum ada laporan nelayan yang merugi,” ujar Kepala Bidang Kelautan pada DPPK Kabupaten Bekasi, Nani Yunarti.

Menurut Nani, adanya kerugian yang dialami nelayan akibat cuaca buruk biasanya dilaporkan oleh UPTD DPPK di masing-masing kecamatan. Jika sudah mendapatkan laporan, pihaknya akan meneruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial untuk mendapat bantuan.

“Biasanya UPTD yang laporan, kalau sudah ada laporan nantinya kami tindaklanjuti ke Dinas Sosial dan BPBD untuk menyalurkan bantuan,” ujarnya.

Berdasarkan catatan DPPK Kabupaten Bekasi, pada tahun lalu cuaca ekstrem yang memicu munculnya gelombang tinggi terjadi pada Pebruari namun tidak berlangsung lama. Meski demikian, kata Nani, pihaknya tetap mengimbau nelayan agar berhati-hati ketika melaut.
“Biasa gelombang tinggi terjadi di bulan Pebuari lamanya, kurang lebih sebulan,” tuturnya.
Sumber : pojoksatu.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply