Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Keamanan Laut Tahun 2016 Masih Butuh Perhatian Pemerintah

Pemuda Maritim - Tingkat Keamanan di laut pada tahun 2016 masih harus menjadi perhatian pemerintah, ‎kendati beberapa penindakan keamanan yang telah dilakukan secara oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) memlaui aksi penenggelaman kapal-kapal ikan asing yang terbukti melakukan kejahatan illegal fishing. Menurut laporan KKP, hasil tangkapan ikan oleh nelayan nelayan Indonesia kini meningkat setelah dilakukan tindak tegas tersebut.

Dalam Jumpa Pers di Gedung Bakamla, Rawamangun Jakarta (5/1/2016), Ketua Institut Keamanan dan Keselamatan Maritim Indonesia (IK2MI), Laksamana Madya (Purn) Didik Heru Purnomo, menyatakan bahwa sebagai sumber kesejahteraan masyarakat Indonesia, keamanan laut harus tetap dipelihara.

Praktik pelanggaran hukum di laut bukan saja pencurian ikan oleh kapal-kapal asing, namun banyak bentuk lainnya, seperti seperti pembajakan, penyelundupan, imigran gelap, ekplorasi dan ekploitasi sumber daya alam secara ilegal.

Intenational Maritime Bereau (IMB) dalam laporannya menyatakan bahwa antara tahun 2012 hingga 2014 kawasan laut indonesia paling rawan terjadi perompakan. Kondisi ini berlanjut pada tahun 2015.

“‎IMB adalah institusi swasta yang berkegiatan di Kuala lumpur. Namun karena masyarakat Internasional mendukung mereka, maka kita hargai saja, namun mereka kurang tepat mengartikan perompakan (piracy), perompakan versi mereka berbeda dengan versi kita” ujar Didik menanggapi laporan IMB di atas.

Didik menuturkan, ancaman yang terjadi di laut antara lain ancaman keamanan, ancaman navigasi, ancaman terhadap sumber daya laut, pelanggaran hukum. Ancaman tersebut dikerucutkan menjadi dua, yakni ancaman Konvesional, dimana aktornya adalah negara, dan ancaman Non Konvensional yang aktornya adalah sipil, termasuk kelompok usaha atau korporasi.
Sumber : jurnalmaritim.com


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply