Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Menhan: Militer Indonesia Kini Masuk 12 Negara Terkuat di Dunia

Pemuda Maritim - Kekuatan militer Indonesia kini menempati urutan ke-12 dari 126 negara di dunia. Demikian disampaikan Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu saat memberikan kuliah umum di Akademi Angkatan Laut (AAL), Senin (18/1). Kuliah umum tersebut diselenggarakan di gedung Maspardi AAL Bumimoro, AAL Surabaya.

Pernyataan Menhan di depan para Taruna/Taruni AAL tersebut mengutip rilis Global Fire Power pada 13 November 2015, yang menyebutkan indeks kekuatan Angkatan Bersenjata Indonesia sudah mencapai 0,5321 poin dan berada pada urutan ke-12 di Dunia

Sebagai bangsa yang besar, ujar Menhan, sudah sewajarnya Indonesia memiliki kekuatan pertahanan yang setara dengan negara besar lain. Karena kekuatan sangat diperlukan sebagai antisipasi terhadap kemungkinan konflik bersenjata (detterence effect). Saat ini, negara-negara di dunia menghadapi potensi ancaman, baik yang nyata seperti terorisme dan separatisme maupun ancaman belum nyata seperti konflik terbuka atau perang konvensional antar negara dengan melibatkan kekuatan alutsista.

“Walaupun kecil kemungkinan terjadi perang terbuka, kita harus tetap waspada mengingat dimensi ancaman belum nyata ini dapat berevolusi menjadi ancaman nyata ketika kepentingan dan kehormatan suatu negara terusik.” tegas Menhan.

Menhan menjelaskan bahwa tujuan dari kuliah umum dan tatap muka ini adalah untuk memperkokoh kebersamaan dan semangat pengabdian kita sebagai komponen utama pertahanan bangsa, terutama bagi generasi penerus yang akan menjadi pemimpin jajaran TNI pada masa mendatang.

“Sebagai calon prajurit TNI, Taruna/Taruni mempunyai modal kuat sebagai duta Kementerian Pertahanan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan semangat bela negara bagi masyarakat. Oleh karena itu, kebijakan, arahan serta penekanan yang saya sampaikan hendaknya dijadikan pedoman dalam menyelesaikan pendidikan yang sedang kalian tempuh,” ujar Menhan.

Pada bagian akhir kuliahnya, Menhan menekankan agar para Taruna/Taruni harus menjaga kekompakan, serta memupuk loyalitas, dedikasi, dan profesionalisme selama di akademi. 

Pada kuliah umum tersebut, Menhan didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., dan Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Guntur IC Lelono, S.E.

Turut hadir Dirjen Kuathan Laksamana Muda (Laksda) TNI Agus Purwoto, Kabaranahan Laksda TNI Ir. Leonardi, M.Sc, Aspers Kasal Laksda TNI Djoko Teguh Wahojo, S.H., M.M., Aslog Kasal Laksda TNI Ir. Harry Pratomo, Komandan Kobangdikal Laksda TNI Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, Wagub AAL Laksamana Pertama TNI R. Edi Surjanto, S.E., M.M., dan sejumlah Pejabat Utama dan para Pengasuh Taruna AAL.
Sumber : jurnalmaritim.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply