Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Nelayan Tarumajaya dan Babelan Keluhkan Patok Laut

Pemuda Maritim - RATUSAN nelayan di Kecamatan Tarumajaya dan Babelan terancam kehilangan mata pencaharian lantaran di sepanjang pesisir pantai dipasangi turap bambu. Pemasangan ini kuat dilakukan oleh PT Mega Agung Nusantara (MAN).

Berdasarkan informasi, diduga PT MAN mengklaim lokasi tersebut merupakan milik perusahaan yang akan dijadikan Pelabuhan Tarumanegara. Para nelayan setempat berharap pihak Pemerintah Pusat mengambil tindakan keras atas adanya dugaan aktivitas jual-beli laut.

Salah satu nelayan, Ahmad Maluki, mengatakan dengan dipagarinya sepanjag pesisir dengan turap bambu mengakibatkan aktivitas ratusan nelayan terganggu. Nelayan merasa terganggu karena jalur lintasan kapal menjadi sempit.

“Kita jadi gak bisa melaut akibat ribuan patok bamboo yang dipasang pihak perusahaan. Ini sudah terjadi sejak lima tahun terakhir sehingga sejumlah nelayan yang nekad melaut harus menanggung risiko kerusakan perahu akibat menabrak pagar bambu,” jelasnya, Senin (18/1/2016).

Lanjutnya. Sejumlah elayan yang tidak ingin mengambil risiko terpaksa berhenti melaut dan beralih menjadi buruh serabutan. Menurut para nelayan, jalur yang harus dipatok seluas lima ratus hektare adalah ilegal. Mereka menduga sejumlah oknum bermain dalam proses jual-beli laut tersebut.
Sumber : gobekasi.pojoksatu.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply