Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Sejumlah Nelayan Menunda Melaut

Pemuda Maritim - Keputusan pemerintah untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yang berlaku mulai 5 Januari 2016 disambut baik oleh nelayan di Kota Tegal. Sebagian dari mereka bahkan rela menunda pergi melaut.  Ketua Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) Kota Tegal Eko Susanto mengatakan, keputusan pemerintah menurunkan harga BBM bersubsidi sangat membantu meringankan beban nelayan.

“Turunnya, harga solar hingga Rp 750 per liter bisa mengurangi biaya perbekalan hingga puluhan juta rupiah. Jadi nelayan memilih menunggu tanggal 5 Januari,”tutur Eko,Senin (4/1).

Menurut dia, biaya perbekalan yang dikeluarkan nelayan paling banyak tersedot untuk membeli solar.”Biaya perbekalan, 60 persennya tersedot untuk membeli BBM. Padahal untuk melaut sedikitnya butuh modal Rp 150 juta hingga Rp 200 juta,”tuturnya.
Sumber : suaramerdeka.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply