Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » » Penghasilan Petani dan Nelayan Harus Layak

Pemuda Maritim - Penghasilan petani dan nelayan di Indonesia dianggap belum mendekati kelayakan untuk meningkatkan kesejahteraan. Idealnya penghasilan mereka minimal Rp4 juta per bulan harus bisa dirasakan.

Hal itu dijanjikan Gerakan Tani dan Nelayan Indonesia  (GTNI) yang siap meningkatkan penghasilan mereka di tengah profesi petani dan nelayan berada dalam kondisi garis kemiskinan

“Terus terang saya miris dengan fakta saat ini di Indonesia, pendapatan nelayan dan tani masih dibawah rata – rata. GANTI dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan nelayan dan petani di Indonesia,” kata Ketua Umum GANTI Rokhmin Dahuri, Sabtu (30/1/2016).

Terkait hal itu, kata Rokhmin, pihaknya bekerja sama dengan perguruan tinggi dengan pemerintah untuk memastikan petani dan nelayan di Indonesia agar bisa berpenghasilan minimal Rp4 juta per bulan.

“Insya Allah, petani dan nelayan kita akan lebih sejahtera. Sekarang saja upah minimum di DKI Jakarta hanya Rp3,2 juta, jadi pendapatan petani yang kurang dari Rp4 juta akan kami bantu. Ini sebagai upaya membantu pemerintah dan masyarakat Indonesia agar mampu mewujudkan kadaulatan ketahanan pangan,” jelasnya.

Diakuinya, saat ini pihaknya tengah berupaya keras agar potensi hasil laut dan pertanian menjadi sektor unggulan. Terlebih saat ini bertepatan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Kita tidak ingin menjadi pecundang tapi harus menjadi pemenang,” tegasnya.

Rokhmin menuturkan, daya saing yang paling mudah ditumbuhkembangkan dan dihasilkan Indonesia adalah sektor-sektor sumber daya alam seperti kehutanan, pertanian, dan juga kelautan.

Untuk mencapai daya saing itu, menurutnya, diharapkan produk kehutanan dan perikanan tidak hanya berbahan mentah, tetapi harus diproses dulu agar dapat menjadi prodak bernilai tinggi, dan nilai jual yang lebih mahal.

“Bentuk realnya GANTI akan membuat program-program yang langsung, baik secara teknologi maupun manajemen meningkatkan pendapatan petani dan nelayan,” katanya.
Sumber : fokusjabar.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply