Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » CSR Perusahaan Bangun Warga dan Nelayan Pulo Tunda

Pemuda Maritim - Warga dan nelayan di Pulo Tunda, Kec. Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, mengaku merasa terbantu dengan adanya dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari aktivitas penambangan pasir laut.

Dengan penambangan pasir laut yang dilakukan oleh Kapal Queen of Nederland, masyarakat Pulo Tunda mendapat penghasilan tambahan.

Kepala Desa Wargasara, Syamsul Bahri mengatakan masyarakat sangat diuntungkan dengan adanya penambangan pasir laut di sekitar Pulo Tunda. Sebelum adanya penambangan pasir laut, masyarakat Desa Wargasara hanya mengecap pendidikan sekolah dasar (SD). Namun, setelah adanya penambangan pasir laut, masyarakat Desa Wargasara minimal berpendidikan SMA. Bahkan, banyak diantaranya yang sarjana.

“Sebelum adanya penambangan pasir laut, masyarakat hanya tamat SD saja, tapi sekarang sudah banyak yang sarjana, minimal tamat SMA,” ujar Syamsul, Kamis (10/3).‬

‪Selain itu, tambah Syamsul, wajah Desa Wargasara yang berpenduduk 1.200 jiwa mengalami kemajuan. Masayarakat Desa Wargasara kini dengan mudah mendapat listrik, jalan desa yang baik dan tempat ibadah yang besar. “Kalau dibandingkan dulu dan sekarang, banyak kemajuan yang dialami Desa Wargasara. Dari pasokan listrik yang mudah, jalan-jalan desa yang baik dan tempat ibadah yang besar,” tambah Syamsul.‬

Pernyataan yang sama dikatakan Yan Sawiyan, 63. Menurut tokoh masyarakat Desa Wargasara, ini kehadiran Kapal Queen of Nederand di Perairan Pulo Tunda disambut baik oleh masyarakat. Karena dengan adanya penambangan pasir laut, masyarakat mendapat manfaat dari penambangan tersebut.

“Sejak adanya penambangan pasir laut, banyak perubahan yang dialami masyarakat Desa Wargasara. Masyarakat sudah tidak khawatir dengan kemiskinan dan kebodohan. Masyarakat sudah hidup seperti masyarakat lainnya,” ujar Sawiyan.‬

Bahkan, Sawiyan berharap agar Kapal Queen of Nederland tetap terus melakukan penambangan pasir laut agar masyarakat Desa Wargasara bisa lebih sejahtera. “Kalau harapan kami sebagai masyarakat Desa Wargasara, agar penambangan di Pulo Tunda tetap terus dilakukan agar masyarakat lebih sejahtera,” ungkap Sawiyan.‬

‪Untuk diketahui, penambangan pasir laut di perairan Pulo Tunda, Desa Wargasara sudah dilakukan sejak 2012 lalu. Sesuai peraturan yang berlaku, Kapal Queen of Nederland memenuhi aturan yang berlaku. Penambangan dilakukan minimal dua mil dari bibir pantai, sesuai kajian analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan izin dari pemerintah setempat.‬ Sehingga, kehadiran Kapal Queen of Nederland disambut baik oleh masyarakat Pulo Tunda.‬
Sumber : poskotanews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply