Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Diponegoro Solar Boat Team Menuju Dong Solar Energy Challenge 2017

Pemuda Maritim Mahasiswa Jurusan Teknik Perkapalan UNDIP membentuk sebuah tim yang berfokus terhadap pembuatan kapal.  Diponegoro Solar Boat Team itulah nama dari tim tersebut, saat ini beranggotakan 29 orang mahasiswa/i S1 Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro. Awal pembentukan tim ini karena adanya keingingan untuk mengadakan riset tentang kapal bertenaga solar cell yang dapat dikendalikan 1 orang, tetapi seiring berjalannya waktu tujuan khusus dari tim ini adalah untuk mengikuti lomba “Dong Solar Energy Challenge” tahun 2017 di Amsterdam, Belanda. Tim ini terdiri dari beberapa angkatan yaitu 2012, 2013, dan 2014 yang terbagi menjadi beberapa divisi yaitu divisi analisa dan perancangan, divisi kelistrikan, divisi produksi, dll. Tim ini dibimbing oleh Bapak Eko Sasmito Hadi, ST, MT dan Bapak Good Rindho, ST, MT yang juga membantu ide awal pembentukan tim ini di kampus S1 Teknik Perkapalan.

Besar harapan mereka untuk bisa mengikuti Dong Solar Energy Challange, karena ajang tersebut merupakan kompetisi internasional. Selain bisa menjadi ajang memperkenalkan diri, ajang tersebut bisa menjadi kesempatan untuk meraih prestasi serta sebagai bukti dukungan akademisi terhadap agenda Poros Maritim. Secara garis besar Dong Solar Energy Challange adalah ajang kompetisi yang mempromosikan sebuah inovasi baru dari konsep energi terbarukan dan teknologi yang ramah lingkungan, dan salah satu yang dikompetisikan adalah Solar Boat.

Disampaikan oleh Akbar Haffudz Kalam selaku ketua Tim, ”Dalam kompetisi ini kami diwajibkan untuk membuat sebuah inovasi dari energi terbarukan seperti pembuatan kapal yang menggunakan solar boat yang ramah lingkungan. Disini kami delegasi Universitas Diponegoro akan mengadakan riset untuk pembuatan prototipe kapal tersebut. Dalam perancangan kali ini kami menggunakan lambung monomaran karena beberapa aspek dari hasil analisis yang kami lakukan”.ujarnya

Saat ini produksi sudah mencapai pembentukan bagian lambung, adapaun pengerjaan dan riset berlokasi di Laboraturium Pengelasan, Gedung Kuliah Bersama, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Tahap pengerjaan selanjutnya yang akan dikerjakan adalah mencoba sea trial untuk bagian lambung terlebih dahulu.

”Kendala dalam pembuatan kapal ini adalah pendanaan kami yang terbatas sehingga harus menunggu dana cair baru melakukan pekerjaan selanjutnya. Kami juga belum memiliki kerja sama khusus dalam bidang pegadaan solar cell untuk kapal kami. Harapannya dapat bekerjasama dengan perusahaan kapal fiber karena rencananya kapal ini menggunakan bahan fiber untuk pembuatannya. Sejauh ini target kami di tahun 2016 ini akan menyelesaikan kapal ini dan melakukan riset keseluruhan serta pencarian kerja sama sebanyak-banyaknya.” tambah Akbar
(HW/Fachrul)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply