Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Ibu Susi Pudjiastuti; Kapal FV Viking akan dijadikan Monumen Perang Indonesia

Kapal FV Viking

Kapal FV Viking telah menjadi buronan banyak negara karena telah melakukan pelanggaran hukum baik untuk lingkup nasional beberapa negara serta konvensi internasional, termasuk terlibat sejumlah kejahatan perikanan. Dari purple notice interpol Norwegia, kapal ini sudah 13 kali berganti nama, 12 kali berganti bendera dan 8 kali berganti call sign. Di Indonesia kapal ini dinyatakan sebagai buronan interpol, alhasil KOARMABAR TNI AL berhasil menangkapnya di perairan Kepulauan Riau, 25 Februari lalu. KRI Sultan Thaha Saifudin-376 menangkap kapal FV Viking setelah sesaat ILO IFC Singapura memberi informasi bahwa kapal FV Viking yang menjadi target operasi interpol Norwegia telah memasuki perairan Indonesia.

Menurut Ibu Susi Pudjiastuti, ”Kapal FV viking tidak akan dimusnahkan.Tapi akan ditenggelamkan separuh badan. Kita jadikan Monumen Perang indonesia. Sebagai Monumen Komitmen pemerintah Jokowi, Laut berdaulat bebas pencurian sumberdaya perikanan, laut Indonesia untuk Indonesia” dikutip dalam tweetnya

Adapaun untuk pelaksanaan penenggelaman FV Viking yaitu pada hari Senin 14 maret 2016 di Pangandaran. Terkait pelaksanaan penenggelaman KKP memiliki SOP tersendiri, SOP ini dibuat untuk memastikn biota laut tetap terjaga. Beberapa yang menjadi perhatian dalam SOP tersebut; Pemilihan lokasi, kapal dibersihkan dari sisa polutan, kapal diledakkan di bagian tertentu saja agar tenggelam secara cepat dan menjadi rumah ikan yg baik.
(HW)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply