Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Kondisi Nelayan Natuna Memprihatinkan

Pemuda Maritim - Anggota DPR RI Dapil Kalbar, Daniel Johan mengungkapkan, insiden yang terjadi di pulau Natuna beberapa waktu lalu, berdampak pada kehidupan nelayan setempat yang kini kondisinya memprihatinkan.

“Para nelayan di sana saat ini sedang teriak, karena tidak adalagi ikan-ikan yang dibeli. Sebab tidak adalagi kapal yang melintasi wilayah tersebut,” katanya.

Sebagaimana diketahui kapal kementrian Kelautan dan Perikanan menangkap KM Kway Fey di perairan natuna. Kapal China itu diduga kuat sedang menangkap ikan secara illegal di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia.

Bahkan, KRI Lemadang 632 dari satuan Kapal CepatKomando Armada RI Kawasan Barat TNI AL disiagakan di pangkalan utama AL XII Pontianak.

Namun, kata Daniel persoalan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab kementrian perikanan dan kelautan. Maka DPR RI hanya bisa berharap agar masalah tersebut bisa segera diselesaikan supaya nelayan di Indonesia tidak terkena dampaknya.

Yang paling penting, kata Daniel untuk saat ini nelayan Kalbar yang wajib untuk mendapat perhatian secara serius dari pemerintah. Sebab dengan adanya larangan dari pemerintah untuk penggunaan pukat trawl berdampak pada hasil tangkapan nelayan.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply