Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Manipulasi Ukuran Kapal Marak. Nelayan Resah

Pemuda Maritim - Manipulasi ukuran kapal untuk memperoleh izin tangkap di Pantai Belawan Sumatra Utara kini semakin meresahkan kelompok nelayan kecil.

Sekjen DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumut Pendi Pohan mengungkapkan untuk mengurus surat izin penangkapan ikan (SIPI) dengan kapal di atas 30 gross tonnage (GT) berada di Kementerian Kelautan dan Perikanan, akan tetapi masih ada saja yang memanipulasi dengan mengurangi nilai GT.

"Sekarang makin banyak manipulasi, yang harusnya kapal 30 GT, akan tetapi dilaporkan sekitar 17 GT supaya mudah mengurus izin," ungkapnya pada Bisnis, Kamis (17/3/2016).

Pendi mengungkapkan bila ukuran kapal kurang dari 30 GT, maka izin dikeluarkan oleh pihak provinsi. Jalan pintas dengan manipulasi, katanya, cukup sering terjadi untuk memperoleh izin. Dia juga menyayangkan bila pengawasan dalam pengurusan izin ukuran kapal sangat lemah.

Dia mengatakan sebelum mengeluarkan izin agar pihak pengawas dan Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut melakukan pengecekan fisik. Menurutnya, bila dalam pengecekan fisik ukuran kapal terjadi kelalaian, maka hal itu akan merugikan nelayan kecil.

Pendi mengungkapkan untuk zona 0-3 mil dari pantai, kapal yang boleh menangkap ikan berukuran 0-5 GT, sedangkan untuk jarak 3-6 mil, 6-12 mil dan lebih dari 12 mil ukuran kapal yang diperbolehkan masing-masing 5-10 GT, 10-30 GT dan di atas 30 GT.

Dampak yang timbul dari manipulasi ukuran, katanya, kapal yang seharusnya melakukan penangkapan ikan di zona lebih dari 12 mil, malah menangkap di zona yang bukan seharusnya.

Menurutnya, kondisi tersebut akan memberikan dampak negatif pada kapal yang sudah berada di zona yang ditetapkan.
Sumber : bisnis.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply