Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » Nelayan dan Eks Penambang Siap Bersihkan TI Apung Perimping

Pemuda Maritim - Massa dari nelayan dan eks penambang Sungai Perimping Kecamatan Riausilip, sudah sepakat dan kompak, untuk turun untuk membersihkan ponton-ponton Tambang Inkonvensional (TI) apung yang masih beroperasi di Sungai setempat. Mereka akan turun langsung ke lokasi TI apung, ketika ada razia dari aparat terkait.

"Kami dan nelayan sudah kompak, untuk turun ke ponton TI apung yang sekarang masih operasi di Sungai Perimping, tapi kami akan bergabung dengan aparat yang melakukan razia," kata Dalut, Perwakilan Eks Penambang Sungai Perimping, ketika melakukan pertemuan dengan sesama eks penambang dan pewakilan nelayan sungai setempat, Rabu (2/3) di sekitar Sungai Perimping.

Mereka akan turun, karena di Sungai Perimping masih terdapat aktivitas penambangan ilegal menggunakan TI apung.

Penyebab lain mereka akan turun, karena sebelumnya ponton-ponton dan mesin TI apung mereka habis dibakar, dihancurkan dan ditenggelamkan dalam razia yang dilakukan tim gabungan, pertengahan Februari lalu.

Sehingga mereka menuntut keadilan, dengan cara membersihkan semua TI apung orang luar, yang sekarang masih beroperasi di Sungai Perimping.

Saat ini TI-TI apung tersebut, kembali nekat beroperasi dan bebas menambang diantaranya di depan Tambak Udang Tirus.

"Jangan hanya TI apung kami yang dibersihkan, dihancurkan, dibakar dan ditenggelamkan, tapi TI apung orang luar juga harus dibersihkan, aparat harus adil," tandas Dalut.

Dalut dan eks penambang juga menyatakan, ponton-ponton TI apung milik eks penambang yang posisinya ditinggal di anak-anak sungai Perimping, akan segera ditarik keluar sungai.

Rencana itu akan dilakukan sebelum nelayan dan eks penambang turun langsung bersama aparat untuk membersihkan TI-TI apung dari luar daerah, yang sekarang beroperasi di dalam sungai Perimping.

"Sebagian besar TI apung kami sudah habis, karena dibakar, dihancurkan dan ditenggelamkan ke sungai, saat razia beberapa minggu lalu, ada juga ponton TI apung dari kami, yang masih utuh, tapi tidak beroperasi sejak ada razia waktu itu, dalam waktu dekat ini ponton TI apung kami (eks penambang) akan kami tarik," ujar Dalut.

Semetara perwakilan dari nelayan Sungai Perimping M Nur Hakim mengatakan, nelayan komitmen akan ikut turun ke sungai, ketika nanti aparat razia TI apung di Sungai Perimping.

"Kita (nelayan dan eks penambang) harus kompak, fokusnya adalah TI apung Sungai Perimping yang masih beroperasi," ujarnya.

Nelayan dan eks penambang nanti harus turun bersama aparat yang melakukan razia. Pihak HNSI akan koordinasi dengan pihak aparat, soal razia TI apung yang sekarang masih beroperasi tersebut.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply