Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » "Ayo Maju Terus kalau Berani, Nelayan Tidak Takut Mati.."

Pemuda Maritim - Ratusan nelayan Ujung Bom Bandarlampung mengadang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandarlampung yang akan mengeksekusi  tempat pelelangan  ikan yang baru yang dikelola oleh Koperasi Mandiri Mina Mitrapolitan (KM3).

Sekitar 500-an Satpol PP merangsek masuk ke tempat pelelangan  ikan untuk menghancurkan bangunan permanen tempat aktivitas bongkar muat dan transaksi lelang hasil swadaya nelayan yang baru berdiri sekitar dua bulan lalu itu.

"Ayo maju terus kalau berani, kita berkelahi di laut, nelayan tidak takut mati," ujar salah seorang nelayan yang menghadapi petugas pada Kamis (28/4/2016).

Akhirnya rencana eksekusi tersebut batal. Menurut Kepala Dinas Satpol PP Ci' Raden, eksekusi pembongkaran tempat pelelangan itu ditunda sampai ada kejelasan.

"Kami akan berunding dulu dengan perwakilan nelayan, agar tidak ada kesalahpahaman," ujar dia sambil memerintahkan anggotanya membubarkan diri dari lokasi.

Eksekusi tersebut berawal dari pendirian TPI baru oleh Koperasi Mandiri Mina Mitrapolitan Koperasi tersebut membangun dermaga yang dimanfaatkan nelayan untuk bertransaksi dan bongkar muat ikan hasil melaut.

Padahal, tidak jauh dari TPI yang baru itu, sudah ada pusat pelelangan ikan yang dikelola oleh Koperasi Mina Jaya dan mendapat izin dari Pemerintah Kota Bandarlampung.

Pemkot Bandarlampung pun melayangkan surat pada Koperasi Mandiri Mina Mitrapolitan  untuk menghentikan aktivitas pelelangan ikan.  Pemkot beralasan bahwa berdirinya bangunan pelelangan baru tidak dilengkapi izin IMB dan tidak mendapat izin kegiatan pelelangan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bandarlampung.
Sumber : kompas.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply