Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Babel Tolak Kapal Cantrang Beroperasi di Wilayah Nelayan

Pemuda Maritim - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melarang kapal yang menggunakan alat tangkap ikan cantrang untuk beroperasi di kawasan tangkap ikan nelayan tradisional di daerah itu.

"Kita akan menindak kapal-kapal ukuran besar yang menggunakan pukat tarik atau cantrang beroperasi di wilayah penangkapan ikan nelayan tradisional," kata Kabid Perikanan Tangkap DKP Babel Mokh. Hidayat Hamami di Pangkalpinang, Selasa (12/4/2016).

Dia menjelaskan larangan operasi kapal cantrang dipertegas Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (trawl) dan Pukat Tarik (seine nets).

"Sebelum keluarnya Peraturan Menteri KKP, kita sudah mengeluarkan larangan operasi kapal cantrang ini, karena menimbulkan konflik antara nelayan tradisional dengan nelayan-nelayan luar yang menggunakan alat tangkap ikan cantrang," ujarnya.

Dia mengatakan kapal-kapal cantrang itu berasal dari Pulau Jawa dan Sumatera beroperasi wilayah tangkap ikan tradisional di daerah setempat.

"Alat tangkap ikan cantrang ini jelas merugikan nelayan tradisional, karena alat tangkap ini tidak hanya indukan ikan tetapi juga anak-anak ikan yang akan mengganggu populasi ikan," ujarnya.

Pihaknya bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut dan Polisi Air untuk mengawasi operasi kapal-kapal cantrang itu.

"Kapal-kapal cantrang ini akan ditindak sesuai peraturan berlaku, agar pemilik kapal ini jera dan tidak lagi beroperasi di kawasan penangkapan ikan nelayan tradisional," pungkasnya.
Sumber : okezone.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply