Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Dukung Tol Maritim, Indonesia Butuh Puluhan Ribu Pelaut

Pemuda Maritim - Indonesia membutuhkan puluhan ribu pelaut andal yang bisa mendukung Program Tol Maritim pemerintah dan juga meningkatkan ketrampilan pelaut-pelaut yang ada. Hal itu agar bisa meraih klasifikasi tingkat Uni Eropa dan International Maritime Organization (IMO).

"Indonesia juga membutuhkan tidak saja 1-2 sekolah pelaut yang bagus seperti MCSI-STC. Sebab itu, INSA sangat mendorong anggota-anggotanya bekerja sama dengan mitra di luar negeri, seperti Asia dan Amerika untuk mencetak pelaut nasional agar lebih mudah memasuki pasar Amerika dan Asia setelah memiliki kwalifikasi yang ditetapkan oleh pengguna di sana," kata Ketua Umum Indonesian National Shipowner's Association (INSA) Carmelita Hartoto dalam siaran pers di Jakarta, Minggu 24 April 2016.

Carmelita menjadi saksi penandatanganan MoU antara PT MCS Internasional yang diwakili oleh Dirut PT Humpuss Intermoda, Theo Lekatompessy dengan sekolah kepelautan terkemuka di dunia yang diwakilkan Direktur STC Rotterdam yang diwakili oleh Capt. Albert Bos, di Rotterdam, Belanda, akhir pekan lalu.

Penandatangan MoU ini dilakukan di sela-sela kunjungan Presiden Joko Widodo di Hotel Amrath Kurhaus yang dihadiri sekitar 600 pebisnis dari Belanda, juga dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Ruslani.

Dia mengatakan, pihaknya sangat mendukung kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) ini. "LNG sebagai alternatif bahan bakar atas minyak diperlukan untuk merealisasikan rencana pembangunan 35.000 Megawatt di bawah Pemerintahan Jokowi memang membutuh banyak tenaga pelaut," kata Carmelita.

Dia juga menambahkan, MCS International juga bermaksud menyiapkan tenaga-tenaga kerja trampil bersertifikasi Internasional dibidang angkutan Minyak, Gas dan operasi lepas pantai yg diperlukan dng sangat dan berkeinginan bekerja di Uni Eropa dng menggunakan sertifikasi STC Rotterdam.
Sumber : /www.pikiran-rakyat.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply