Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Indonesia-Malaysia Saling Tangkap Kapal Nelayan

Pemuda Maritim - Dilaporkan pada Minggu, 17 April 2016 lalu, Malaysia mengklaim menangkap dua kapal nelayan Indonesia yang disebutkan, mencari ikan di wilayah Malaysia. Otoritas negara tetangga menyatakan, mereka menemukan bukti 550 kilogram tangkapan ikan di dua kapal tersebut.

Tapi tak lama kemudian, giliran Indonesia yang menangkap tiga kapal nelayan Malaysia. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Malaysia sendiri mengklaim bahwa penangkapan tiga kapal nelayan Negeri Jiran itu terjadi di perairan Malaysia.

Sementara itu, Menlu Malaysia, Anifah Aman disebutkan akan segera membahas isu ini dengan Menlu RI, Retno Marsudi.

“Penangkapan tersebut kemungkinan terjadi di perairan Malaysia,” ungkap pernyataan Kemenlu Malaysia, seperti diwartakan Strait Times, Selasa (19/4/2016).

“Penangkapan tersebut tidak selaras dengan pemahaman yang tercapai antara Malaysia dan Republik Indonesia dalam hal penanganan insiden yang terkait perikanan,” tambah pernyataan Kemenlu Malaysia.

Tak disebutkan berapa awak kapal nelayan Malaysia yang saat ini berada dalam penahanan otoritas Indonesia.

Yang pasti, perwakilan Konsulat Jenderal (Konjen) Malaysia di Pekan Baru, Riau, sudah terbang ke Batam, Kepulauan Riau untuk memastikan kondisi para warga mereka.

Sedianya tidak hanya kapal Malaysia, Indonesia juga disebutkan telah menangkap sebuah kapal nelayan negara tetangga lainnya, Singapura di hari yang sama, yakni pada Minggu, 17 April 2016.

Penangkapan itu tepatnya terjadi di perairan Tanjung Berakit, Pulau Bintan, sekira pukul 7.30 malam. Total TNI AL menahan 13 orang di kapal tersebut yang terdiri dari enam warga Singapura dan tujuh warga Malaysia. Mereka kini ditahan di Pangkalan TNI AL di Tanjung Pinang.
Sumber : news.okezone.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply