Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » Kajian Wisata Ilmu; Peran Pemuda dalam Membangun Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia



Pemuda Maritim - Kajian Wisata Ilmu Masjid Kampus Undip, bertemakan “Peran Pemuda dalam Membangun Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia” dengan pemateri Hendra Wiguna (Ketua APMI & Ketua Redaksi pemudamaritim.com). Kegiatan yang berlokasi di Masjid Kampus Undip ini terbuka untuk umum. 

Dalam pemaparan materinya Hendra menyampaikan, “Ada 45 ayat dalam al-qur’an sebagia perintah mencari karunia dimuka bumi, 32 ayat diantaranya mencari karunia dilaut. Kalkulasinya 71% sesuai dengan persentase  jumlah laut dimuka bumi. Karna itu perintah Tuhan, sudah selayaknya kita mengikutinya, oleh karnanya perlu kita urus dan jaga laut. Semarang, 27 April 2016.

Laut itu dimiliki oleh pemilik kapal, oleh karnanya kita perlu membangun atau menambah kapal kita. Seperti halnya pada jaman Pak Soekarno, kapal-kapal memenuhi pelabuhan sebagai tanda kekuasaan bangsa ini.”tambah Hendra

UU Nomor 40 Tahun 2009 Pasal 1 ayat (1) tentang Kepemudaan, yang berbunyi “Pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun”. Menjadi salah satu acuan APMI untuk menggerakan pemuda dari sabang sampai merauke. ”Jelas Hendra

Hendra menyampaikan bahwa,”Negara Maritim; (1) Berada dalam kawasan laut yang sangat luas. (2) Negara yang memiliki banyak Pulau. (3) Memiliki kekuasaan terhadap sumberdaya alam di wilayah laut. (4)Negara yang banyak dikelilingi oleh wilayah laut dan perairan. (5) Sebagian besar penduduknya bekerja diwilayah perairan. (6) Mengedepankan konsep memanfaatkan SDA wilayah laut guna kepentingan rakyat dan kemakmuran negara.”Jelasnya

Sumberdaya Alam Laut Indonesia sangat melimpah, sudah sewajarnya menjadi sumber kesejahteraan rakyat Indonesia. Pemerintah perlu mengelola dengan baik serta melibatkan masyrakat dalam pengelolaan tersebut.”Tegas Hendra

Hendra juga menjabarkan, ”Penopang Poros Maritim diantaranya; Bioteknologi, Industri Maritim, Jasa Maritim, wisata Bahari dan Energi”.


*
Peran Pemuda

Penggerak , dimana menjadi eksekutor dilapangan, menjadi perantara, penghubung dan penerjamaah kebijakan dari pemerintah. Pemuda bisa memberikan pembinaan kepada masyarakat, misalnya; membantu pengelolaan pemasaran produk hasil masyarakat.  Kemudian sebagai Penggagas, dimana memberikan gagasan atau ide untuk pembangunan menuju perwujudan visi Poros Maritim. Dalam hal ini APMI telah menerbitkan sebuah buku ”28 Gagasan Kritis Pemdua Maritim, Peran Pemuda dalam Membangun Bangsa Maritim Indonesia”. Jelas Hendra

Selain adanya APMI guna mengasosiasi pemuda, Hendra dan kawan-kawanya juga mendirikan Komunitas Asa Edu yang berfokus pada bidang pendidikan dan lingkungan di Tambak lorok Semarang. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap minggunya, kemudian ditambah dengan kegiatan khusus seperti sosialisasi bahaya narkoba ( http://www.pemudamaritim.com/2016/04/apmi-komunitas-asa-edu-dan-ukm-napza.html ) dan peringatan hari-hari nasional.

Sementara itu, guna menampung ide atau gagasan para pemuda APMI juga membentuk media online pemudamaritim.com (www.pemudamaritim.com) kemaritiman yang didominasi oleh gagasan para pemuda. Harapnnya dengan adanya media tersebut pemuda memiliki ruang khusus untuk berpendapat, setiap pemuda bisa berkirim gagasan melalui email redaksipemudamaritim@gmail.com. ”Jelas Hendra

Hendra menambahkan, ”setiap pemuda yang hendak bersama-sama berpartisipasi dalam upaya pemuda mewujudakan poros maritim dapat bergabung melalui website APMI ( www.apmi.co.id ), asaeduproject.blogspot.co.id dan www.pemudamaritim.com. ”tutup Hendra

Unduh materi yang disampaikan ;
https://drive.google.com/file/d/0B160wsbMl_a8R1Z2WDBWN0VfSjg/view?usp=sharing

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply