Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » Kartini Bahari

doc.harriansaga.blogspot.com

Pemuda Maritim - Perempuan memiliki peran ganda dalam hidunya, terlepas dari wanita karier atau bukan. Khususnya di masyarakat pesisir, perempuan memiliki peran sosial (pembagian kerja di darat), peran produksi, dan pengelola potensi komunitas. Dalam peran-peran tersebut, mereka berfungsi sebagai responsive gender, penguat kelembagaan, pengawas sosial, perencana, pengelola, dan pengawas kebijakan. Perempuan pesisir mendominasi dalam aspek sosial dan ekonomi karena itu menjadi sangat signifikan keberadaan mereka namun sayangnya para kartini bahari ini seringkali tidak terlirik.

Siapa yang tidak mengenal Ibu Susi Pudjiastuti, seorang menteri wanita kelautan pertama Indonesia periode 2014-2019.  Mengawali karirnya sebagai distributor untuk produk seafood segar lokal hingga internasional. Beliau memulai armada di bidang aviasi pada tahun 2004 untuk mentransport produknya. Tidak sampai disini, perannya terus terekspos setelah beliau membantu misi sosial ke Aceh dan merambah ke bisnis aviasi komersil di Kalimantan dan Papua, dimana saat ini sayap susi air telah berkibas sampai ke Timur Indonesia. Beliau terpilih menjadi menteri pada kabinet Jokowi sejak Oktober 2014. Pengalamannya di bidang maritim mendukung perjalanannya memimpin program KKP dengan perhatian terhadap nelayan pesisir, illegal fishing, manajemen lingkungan pesisir, serta peningkatan produk perikanan dan kelautan. Gayanya yang nyentrik mengundang mata publik untuk meliput kinerjanya lebih dalam dan seringkali menjadi kontroversi. Wanita berusia 51 tahun ini memberi inspirasi bagi para perempuan di Indonesia khususnya mereka yang putus sekolah. Motivasi, kerja keras, usaha, dan doa selalu menjadi pondasi kesuksesan apa pun potensi yang dimiliki. 

Di sisi lain pesisir Indonesia, para kartini masa kini berperan pada sektor sosial ekonomi di darat. Melalui kreatifitasnya, para perempuan ini melakukan pemberdayaan ekonomi rumah tangganya dengan mengoptimalkan produk kelautan. Di Sulawesi Selatan, para perempuan pesisir yang tergabung dalam womenmangrove mengelola budidaya rumput laut menjadi makanan. Muara angke (Jakarta) adalah salah satu TPI yang besar dengan produk ikan asinnya. Para perempuan pesisir ini melakukan pengolahan, pengeringan, dan pengemasan produk ikan asin dan dijual ke pasar luas. Lain halnya di Situbondo, para perempuan disini memproduksi kerupuk ikan sebagai produk utama perikanan setempat. Kemudian di Sinjai, telah menjadi sentra pengasapan ikan tradisional yang terkenal. Ini adalah usaha berbasis rumah tangga dimana dalam proses produksinya melibatkan seluruh anggota keluarga sehingga dijalankan secara turun temurun. Usaha pengasapan di Sinjai telah mampu mengangkat nilai perempuan selain status ekonomi keluarganya.

Selain peran perempuan dalam pengelolaan produk perikanan, perempuan juga menjadi bagian penting sebagai pelestari ekosistem pesisir. Mengacu pada UU No.23 tahun 2009 pasal 70 tersirat bahwa masyarakat memiliki hak yang sama untuk berperan seluasnya dalam mengelola lingkungan dan kandungan yang terdapat didalamnya (sumber daya). Di Alor, seorang perempuan bernama Mama Martha Lotang telah mendapatkan penghargaan internasional women leadership CTI-CFF berkat kontribusinya terhadap pelestarian mangrove. Bersama yayasan kelompok cinta persahabatan, beliau menjadi motivator masyarakat pesisir di Alor untuk melakukan penanaman kembali 6,000 pohon mangrove selain menjadi pengawas ekploitasi sumber daya pesisir. Di tahun 2014 seorang Fitri Pakiding memperoleh penghargaan dari kerajaan Inggris untuk pelestarian penyu belimbing di Papua. Kemudian sederat pahlawan lingkungan yang telah menerima penghargaan kalpataru, antara lain Kholifah, Endang Sulistyowati, Siyatun Jupri, Theresia Mia Tobi, dan Wayan Sutiari Mastoer.

Perempuan-perempuan hebat ini telah memberikan segenap karya bhaktinya untuk keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Secara tidak langsung mereka telah meningkatkan kedudukan dan peranan perempuan dalam ketahanan serta kemandirian sosial dan ekonomi. Sungguh prestasi yang membanggakan menjadi pelopor kemajuan perempuan. Selamat hari Kartini khususnya kepada para perempuan pesisir, kami bangga memiliki Kartini Bahari.

*Lita Hutapea

Edisi Hari Kartini pemudamaritim.com memberi kesempatan untuk pemuda-pemudi Indonesia berbagi cerita inspiratif mengenai perjuangan perepuan dibidang kemaritiman (Pendidikan,Ekonomi, budaya dll) atau gambaran kehidupan perempuan pesisir.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply