Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » KSP UNDIP Gelar Pelatihan Operasi Penangkapan Ikan 2016

Peserta Pelatihan Operasi Penangkapan Ikan 2016

Pemuda Maritim -   Kegiatan Pelatihan Operasi Penangkapan Ikan (POPI) merupakan kegiatan tahunan dari Kelompok Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan (KSP). Pada tahun ini kegiatan tersebut kembali diselenggarakan, pembukaan dilaksanakan di kampus FPIK Universitas Diponegoro (25/3). Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa yang berasal dari prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP. 

KSP (Klompok Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan)  merupakan salah satu UPK di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP. Kegiatan ini dihadiri oleh Herry Boesono selaku pembina, sedang pemateri adalah Bogi Budi Jayanto,S.Pi (Dosen PSP). 

Tujuan acara ini tidak lain yaitu ingin membantu mahasiswa perikanan untuk mendapatkan pengetahuan mengenai operasi penangkapan ikan serta bagaimana praktek di lapangannya.

Acara diawali dengan kegiatan indoor dengan pengisian materi tentang operasi penangkapan ikan, peserta antusias bertanya saat sesi tanya jawab disuguhkan. Lokasi kegiatan berlanjut ke Jepara, tepatnya di Kampus LPWP UNDIP Jepara. Pukul 17.00 WIB peserta diarahkan untuk praktek langsung pemasangan alat tangkap bubu ke dermaga yang didampingi oleh panitia. Pelatihan juga di isi dengan diskusi tentang alat tangkap serta pengakraban peserta.

Hari ke dua (26/3), lanjut trip ke Pulau Panjang, peserta dibagi menjadi 2 kelompok secara bergantian melaksanakan trip Pulau Panjang dan trip pembuatan jaring di darat.  Trip Pulau Panjang diberikan materi serta praktek bagaimana pengoperasian alat tangkap ikan seperti rawai tuna, gill net, dan arad. Setiap kapal yang dinaiki oleh peserta didampingi oleh tentor selama pelaksanaannya. Sedang trip pembuatan jaring darat berlokasi di LPWP mendapatkan pelatihan pembuatan miniatur alat tangkap seperti jaring dan pemahaman tentang alat tangkap lain seperti arad, rawai, gill net. 

Malamnya peserta diarahkan untuk berdiskusi membahas aktivitas pengoperasian alat tangkap yang telah berlangsung berikut hasil tangkapannya. Dilanjut, acara sarasehan dan bakar-bakar ikan hasil tangkapan. 

Hari ketiga (27/3), acara dilanjut FGD (Focus Group Discussion) yaitu review materi dan debat mengenai pro kontra penggunaan alat tangkap arad. Kegiatan secara keseluruhan ditutup dengan pemutaran video POPI 2016, serta peserta kembali ke Semarang.  (Amir/HW)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply