Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Laut Rusak Akibat Tambang, Nelayan Jadi Sengsara Cari Ikan

Pemuda Maritim - Jika aktifitas penambangan di kawasan laut tanpa mempedulikan kondisi lingkungan hidup sekitar maka jelas akan berdampak negatif terhadap habitat lainnya.

"Seperti halnya ikan-ikan pada lari dan nelayan pun akan mengalami kesulitan mencari tangkapan ikan," Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bangka Belitung (Babel), M Hidayat Amami saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/4/2016).

Kendati begitu ia justru menganggap jika akhir-akhir ini hasil tangkapan para nelayan di Babel mengalami penurunan lantaran maraknya aktifitas penambangan pasir timah di kawasan perairan/laut Babel.

"Akibatnya para nelayan kini mulai mencari ikan agak jauh atau ke tengah laut lantaran mencari ikan-ikan di pinggir sudah sulit saat ini namun kondisi rilnya tangkapan nelayan kita saat ini memang berkurang," jelasnya.

Ia menambahkan berdasarkan hasil pengumpulan data yang diperoleh pihaknya dari intansi terkait (DKP kota/kabupaten) di Babel data terakhir hasil total tangkapan nelayan pada tahun 2014 lalu se-Babel diperkirakan mencapai angka sekitar 208.000 ton/tahun.

"Sementara total untuk produksi hasil tangkapan nelayan se-Babel belum kita ketahui karena masih dalam proses validasi," jelasnya lagi.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply