Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Curiga Kapal Pukat Harimau Beroperasi di Garut

Pemuda Maritim - Sejumlah nelayan di Garut, Jawa Barat, mencurigai adanya kapal penangkap ikan yang menggunakan pukat harimau beroperasi di wilayah tangkapannya.

"Akhir-akhir ini kami sering melihat kapal yang ukurannya agak besar. Berbeda dengan ukuran kapal yang biasa kami gunakan, mereka sering berada di wilayah tangkapan kami," kata Cepi, warga pantai Rancabuaya, Kecamatan Caringin, Kamis (21/4/2016)

Nelayan lain, Jajang, juga mengaku pernah melihat sebuah kapal penangkap ikan yang mencurigakan. Sebelum di dekati perahu nelayan kapal tersebut pergi menghindar.

"Saya heran, tidak tahu dari mana asalnya. Akhirnya karena mencurigakan kami lapor sama Polisi," kata Jajang.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Air Polres Garut, AKP Tri Andri, mengakui setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung melakukan penelusuran.

“Memang benar kami menerima laporan dari nelayan yang merasa terganggu atas adanya aktivitas tersebut makanya kami langsung mengambil langkah cepat,” kata Tri Andri.

Tri mengakui aktivitas kapal penangkap ikan menggunakan pukat harimau memang sudah dilarang oleh pemerintah. Sebab, penggunaan pukat harimau merusak lingkungan.

Dia mengatakan telah melakukan penelusuran, namun belum menemukan kapal yang dimaksud para nelayan.

"Saat kami terjun ke lapangan tidak ditemukan adanya kapal yang dilaporkan itu, mungkin mereka tahu kita bakal datang sehingga saat tiba di lokasi mereka sudah tidak ada,” kata Tri.

Menindak lanjuti laporan tersebut, Tri mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan patroli laut di wilayah perairan Garut selatan sebagai bagian dari mendukung program pemerintah dalam memerangi ilegal fishing.
Sumber : metrotvnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply