Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Minta Dukungan Penangkapan Ramah Lingkungan

Pemuda Maritim - Nelayan Pamekasan, Jawa Timur meminta dukungan pemerintah terkait praktik penangkapan ikan laut yang ramah lingkungan.

Juru bicara masyarakat nelayan Pamekasan asal Desa Branta, Kecamatan Tlanakan, Sultan Takdir Alisyahbana mengatakan masyarakat nelayan di Pamekasan sebenarnya sangat memahami larangan menangkap ikan menggunakan jaring pukat harimau.

"Tapi, untuk mengganti ke jaring jenis lain, nelayan membutuhkan banyak biaya, dan oleh karenanya, perlu dukungan dari pemerintah," ucapnya dikutip dari Antara, Kamis (21/4/2016).

Sultan menjelaskan, di Desa Branta saja, hingga kini masih banyak nelayan yang belum bisa mengganti jaring mereka, sehingga masih menggunakan jaring terlarang, yakni pukat hela atau pukat harimau.

"Jika pemerintah menyediakan bantuan, agar nelayan bisa mengganti jaring mereka, kami pasti akan mengikutinya, karena kami menyadari larangan penangkapan ikan menggunakan jaring pukat hela itu untuk kebaikan bersama," ujarnya.

Sultan Takdir Alisyahbana menjelaskan, keinginan para nelayan Pamekasan ini juga pernah disampaikan dalam acara Perayaan Hari Nelayan yang digelar bakal calon wakil bupati Pamekasan 2018 Taufadi di pelabuhan Desa Branta, Kecamatan Tlanakan.

"Kami juga pernah menyampaikan hal ini kepada pemkab melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan," tuturnya.

Menanggapi permintaan nelayan Pamekasan itu, Kepala DKP Pamekasan Nurul Widiastutik menyatakan, pemerintah memang telah membantu nelayan dengan jaring yang ramah lingkungan.

"Kami pernah membantu rumpon dan pancing. Tapi terbatas, karena anggaran kami di daerah memang terbatas," pungkas Nurul.
Sumber : metrotvnews.com
 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply