Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Sambut Baik Ditangkapnya Pemancing Ilegal Asal Negara Luar di Bintan

Ditangkapnya kapal MV Selin GT 78, yang merupakan kapal berbendera Malabo (negara bagian Afrika Selatan) pada Sabtu (16/4/2016) lalu, mendapatkan tanggapan positif dari warga Bintan.

Kapal yang di Kapteni oleh warga negara Singapora tersebut, diketahui membawa 13 warga negara asing (WNA) dari Malaysia dan Singapura langsung disergap oleh Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV di perairan utara Pulau Bintan, atau sekitar perairan Berakit pada posisi 01 19 026 U-104 34 901 T.

Sebelumnya warga Bintan mengeluhkan adanya kapal berbendera asing yang melakukan aktivitas (memancing) di perairan Bintan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bintan, Baini, mengatakan, selama ini, nelayan yang ada diwilayah Bintan sudah banyak memberikan laporan kepada dirinya terkait hal tersebut.

Modusnya kata dia, dengan izin berwisata namun hasil pancingan yang melimpah justru dijual ke negara asalnya.

"Memang sudah lama itu, nelayan kebanyakan melaporkan soal kapal-kapal pancing yang suka mancing di perairan kita (Bintan-red). Sebenarnya, tak de masalah kalau untuk lepas hobi saja (Mancing-red), tapi mereka itu bawa ikan banyak untuk dijual lagi,"ujar Baini, Minggu (17/4).

Baini berharap dengan adanya penangkapan kapal asing di perairan pulau Bintan ini, bisa menjadi efek jera.

"Sangking kesalnya, mereka (nelayan) ingin rasanya menabrak kapal-kapal yang suka mancing di perairan Bintan itu, "kata dia.
Sumber : tribunnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply