Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Tolak Bantuan Kapal Modern Pemberian Pemerintah

Pemuda Maritim - Nelayan yang tergabung Forum Kerukunan Masyarakat Muara Angke menolak pemberian kapal modern pemberian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Nelayan hanya meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mencabut izin reklamasi.

Hal itu ditegaskan lima perwakilan nelayan saat mendatangi Balai Kota sore ini. Mereka diterima oleh Kasubdit Pemantauan dan Penanganan Konflik Sosial Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sony Triwijaya di ruang crisis center.

Nelayan memberikan 20 kilogram ikan kepada Ahok. Diharapkan, ikan itu bisa dibarter dengan pencabutan izin reklamasi Teluk Jakarta. Tapi Sony mengisyaratkan, permintaan nelayan sulit dikabulkan.

Sony menawarkan pada nelayan untuk diberikan kapal modern supaya wilayah tangkapan mereka lebih luas. "Seandainya dibantu dengan kapal yang modern?," tanya Sony pada nelayan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2016).

Tapi para nelayan menolak pemberian bantuan kapal modern. Mereka tetap ngotot reklamasi harus dihentikan. "Saya tidak mau," kata Iwan, salah satu perwakilan nelayan yang diikuti oleh perwakilan lainnya.

Sony berusaha menjelaskan kepada nelayan, proyek reklamasi sulit dihentikan. Polemik ini sudah menjadi perhatian Pemerintah Pusat dan Kementerian terkait.

"Reklamasi sudah tingkat nasional, Wapres Jusuf Kalla sudah atensi dan mendelegasikan ke Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pasti pimpinan akan mendengar, tapi proses pembangunan tetap harus berjalan," kata Sony.

Sony menambahkan, Jakarta akan terus melakukan pembangunan, salah satunya, dengan reklamasi. "Reklamasi ada pro kontra tapi masih dibahas. Akan dicari solusi terbaik," ujar Sony.
Sumber : metrotvnews.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply