Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Dinas Perikanan Fasilitasi Pergantian Jaring Troll Nelayan

Pemuda Maritim - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Paser Ina Rosana mengatakan pihaknya akan memfasiltasi nelayan yang bersedia mengganti jaring troll yang telah dilarang oleh Kementrian Perikanan.

“Kami beri tawaran bagi nelayan yang bersedia untuk mengganti alat tangkap ikannya, kami siap anggarkan untuk mengganti alat itu dengan mendaftarkan kelompoknya,” kata Ina Rosana belum lama ini.

Sejauh ini, dikatakan Ina Rosana baru dua kelompok nelayan yang mengajukan keinginan untuk mengganti jarring troll dengan jarring yang diperbolehkan pemerintah. “Berdasarkan Pemendagri No 2 Tahun 2015, pengajuan tersebut harus perkelompok. Sementara baru kelompok nelayan dari Desa Muara Telake Kecamatan Longkali,” ungkapnya.

Dijelaskannya, larangan menggunakan jaring troll dikarenakan dapat merusak sumber daya alam dan ekosistem laut, terutama dapat tertangkapnya ikan-ikan kecil yang dapat berkembang biak lebih besar lagi. “Jaring yang berkantong dan memiliki mata jaring yang sangat kecil itu tidak diperbolehkan, karena ikan-ikan kecil secara otomatis juga akan ikut terjaring. Kemudian jarring yang ditarik semuanya dilarang,” jelasnya.

Disamping itu, diakui Ina Rosana masih banyaknya nelayan yang menggunakan jaring troll dikarenakan untuk membeli alat jaring yang baru akan membutuhkan biaya yang cukup besar. “Untuk standar jarring itu ada yang mulai Rp 8 juta hingga belasan juta rupiah, dengan pendapatan nelayan yang tidak pasti itu cukup memberatkan mereka,” lanjut Ina Rosana.

“Karena itu sudah kami sampaikan kepada nelayan yang masih menggunakan anat tanggkap tersebut, silahkan mengajukan permohonan ke Dinas Kelautan dan Perikanan untuk kami bantu mengganti alat itu, secara hibah,” tutup Ina Rosana.
Sumber : radarkaltim.prokal.co

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply