Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Indonesia Tidak Main-main dalam Menindak Kapal Nelayan Asing

 Kapal nelayan China yang disita Indonesia, karena diduga tengah menangkap ikan secara ilegal di Perairan Natuna, memicu protes Pemerintah China. Menurut Juru Bicara Kementrian Luar Negeri China Hua Chunying bahwa kedua negara itu memiliki sudut pandang yang berbeda. Terutama tentang status Perairan Natuna tempat ditangkapnya kapal nelayan asal China itu.”Kapal nelayan China tengah melakukan kegiatan produksi ‘normal’ di lokasi itu. Selain itu kami menegaskan tidak membantah kedaulatan Indonesia asal Kepulauan Natuna,”kata Chunying, Senin (30/5).

Sebelumnya, Panglima Armada Wilayah Barat TNI AL Laksamana Muda A. Taufiq E mengatakan, telah menahan kapal nelayan bernama Gui Bei Yu, pada Jumat lalu. Karena telah memasuki zona ekonomi eksklusif Indonesia di Laut Natuna yang kaya sumber daya di lepas pantai barat laut dari Pulau Kalimantan.”Kapal tersebut diduga memiliki ikan yang dicuri dari Perairan Natuna dan masih masuk wilayah Indonesia,”ujar Taufiq.

Aksi penangkapan kapal nelayan China ini sebagai peringatan kepada dunia, bahwa Indonesia tidak main-main dalam mengambil tindakan tegas. Terutama kepada kapal-kapal asing yang melanggar wilayah perairannya. Indonesia tidak menuntut sengketa di Laut China Selatan. Namun keberatan jika sembilan garis pantai diklaim China, termasuk klaim di Selat Malaka.
Sumber : suaramerdeka.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply