Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Miliki Kapal Baru, TNI AL Ajak Dua Mahasiswa UNDIP Ikut Serta Dalam Survei Dishidros di Selat Sunda

Foto: Mahasiswa dan TNI AL

Pemuda Maritim - Kabar gembira untuk sobat maritim tanah air. Indonesia sudah mempunyai Kapal Perang Republik Indonesia terbaru yakni KRI Rigel-933. KRI Rigel-933 merupakan kapal pertama dari jenis MPRV(Multi Purpose Research Vessel) yang dioperasikan di jajaran TNI Angkatan Laut dibawah satuan Survei Hidro-Oseanografi. Kapal ini dilengkapi dengan berbagai macam peralatan canggih untuk melaksanakan survei Hidrografi,Oseanografi,Meteorologi,Geofisika serta perikanan. Kapal ini dibangun di galangan OCEA S.A. di kota Les Sables d’Olonne, Perancis. Kapal ini diresmikan pada tanggal 11 Maret 2015 dengan komandan pertama yakni Mayor Laut (P) Muhammad Wirda Prayogo, S.T, M.Sc dan diberi nama KRI RIGEL-933 yang berasal dari nama salah satu bintang kedua yang paling bercahaya di rasi bintang Orion yaitu “ Rigel”. Nama “Rigel” juga berasal dari bahasa arab “Rigl awza al-Yusra” yang berarti “kaki kiri”. Selain mengemban fungsi utama sebagai kapal bantu survei Hidro-Oseanografi yang memiliki kemampuan handal di bidang survei dan pemetaan bawah laut, KRI Rigel-933 juga memiliki kapasitas fungsi tambahan yaitu mampu melaksanakan kegiatan patroli keamanan laut dengan dilengkapi persenjataan yang terdiri dari 1 buah meriam 20 mm yang berada di haluan kapal, 2 buah mitraliur 12,7 mm yang masing-masing berada di lambung kiri dan lambung kanan kapal dan senjata perorangan. Kapal ini juga mampu melaksanakan fungsi SAR and Rescue,susur daerah konflik,mitigasi bencana maupun riset dan teknologi kelautan.



Untuk survei selat sunda sendiri dilaksanakan pada tanggal 2 Mei-30 Juni 2016 yang melibatkan 45 personil TNI AL  beserta 2 mahasiswi jurusan Ilmu Kelautan,Universitas Diponegoro yaitu Nuriyati (angkatan 2012) dan Nur Fitriana Haryanto (angkatan 2012). Adapun kegiatan yang dilakukan selama survei meliputi pengambilan data pasang surut,arus,meteorologi lingkungan laut,SVP,CTD (Conductivity Temperatur Depth),kecerahan air laut,grab sampler,pemeruman(bathimetry) dan investigasi bahaya navigasi. Sebelumnya,kapal ini telah melakukan operasi penyeberangan dari les sables d’olonne (Perancis)-Malaga(spanyol)-Teluk Aden-jeddah(arab saudi)-cochin(india)-sabang-jakarta (Indonesia) dalam rangka penjemputan kapal dari tanggal 26 Maret-15 Mei 2015 dengan total jarak 8731,88 Nm. Dengan adanya KRI Rigel-933 ini diharapkan dapat mendukung kebijakan pemerintah dalam bidang kemaritiman maupun keamanan laut untuk menyongsong visi indonesia sebagai poros maritim dunia.(HW)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply