Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Nelayan Berharap Tol Laut Dapat Menjadi Berkah

Pemuda Maritim - Proyek tol laut ini tengah dikembangkan pada beberapa wilayah. Hingga saat ini, tercatat telah terdapat 91 pelabuhan yang telah selesai dibangun oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

"Tahun ini telah dibangun 91 pelabuhan, 80 di Indonesia Timur dan 11 di Indonesia Barat. Ini pelabuhan adalah sebagai simbol," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo di Pelabuhan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Sabtu (21/5/2016).

Saat ini, untuk kawasan Kalimantan telah terdapat dua pelabuhan yang baru saja diresmikan, yaitu Pelabuhan Sukadana di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, dan Pelabuhan

Diharapkan, dengan adanya pelabuhan ini, ekonomi masyarakat dapat menggeliat, terutama masyarakat pada kelas menengah ke bawah dengan profesi sebagai nelayan.

Ram, salah seorang Nahkoda asal Kayong Utara mengungkapkan, pembangunan pelabuhan ini nantinya diharapkan dapat digunakan oleh nelayan setempat. Sehingga, para nelayan tidak lagi perlu untuk berlabuh di pelabuhan tradisonal yang selama ini selalu digunakan.

"Harapannya pelabuhan dapat segera berfungsi. Biar meningkatkan ekonomi rakyat," jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, banyak masyarakat yang belum tau pemanfaatan dari pelabuhan ini. Namun, dengan adanya acara seremonial peresmian pelabuhan ini, diharapkan seluruh masyarakat akan dapat mengetahui dan memanfaatkan pelabuhan ini untuk berbagai kegiatan.

"Kalau saat ini masyarakat memang belum tau. Tapi setelah ada persemaian ini mungkin akan banyak tau sehingga bisa dipakai untuk ngirim barang," jelasnya.

Sekadar informasi, pembangunan pelabuhan ini memang belum mendapatkan respon yang positif dari masyarakat sejak dioperasikan pada tahun 2015 lalu. tau. Menurut Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan kelas III Teluk Melano Nuriman Setia, setiap minggunya kapal perintis yang singgah di pelabuhan ini selalu sepi penumpang. Padahal, harga tiket sudah disubsidi agar lebih murah dibandingkan perjalanan melalui moda transportasi lainnya.

"Biayanya enggak begitu jauh. Masih kurang promosi masyarakat belum tau. Padahal tiketnya sudah disubsidi," jelas Nuriman.

Untuk itu, masih perlu promosi lebih lanjut dari pihak pengelola pelabuhan kepada masyarakat setempat. Sehingga, pembangunan pelabuhan ini dapat berdampak pada masyarakat dengan ekonomi kelas menengah ke bawah.

"Waktu tempuh tentunya lebih singkat. Hanya butuh promosi ke masyarakat," tutupnya.
Sumber ; okezone.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply