Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » PT Brahma Tak Bayar Tebusan, Pilih Beri Santunan ke 10 ABK

Pemuda Maritim - PT Brahma International akan memberi santunan kepada sepuluh anak buah kapal Brahma 12 – yang dibebaskan milisi Abu Sayyaf setelah disandera selama 36 hari di Filipina. Mereka sejak tengah malam kemarin sudah berada di Tanah Air setelah tim negosiator berhasil berkomunikasi dengan kelompok penyandera tanpa memberi uang tebusan.

"Kita akan berikan santunan kepada para ABK korban pembajakan (sandera), namun nanti akan diatur dulu oleh manajemen bagaimana prosesnya,” ujar staf bidang Legal and External Relation PT.Brahma International, Yan Arief, di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 2 Mei 2016.

Yan kembali menegaskan tidak ada uang tebusan yang diberikan PT Brahma kepada Abu Sayyaf. Menurutnya, pembebasan ini adalah hasil kerja tim negosiator gabungan dari pemerintah dan dari mitra perusahaan.

"Tidak ada (yang dibayarkan), kita sebagai pemilik kapal, detailnya seperti apa kami tidak bisa jelaskan karena kami tidak turun langsung. Tapi ada tim dari perwakilan kami dan mitra kami (Patria Maritime Line) yang ikut dalam tim negosiator pemerintah. Kami percayakan pada tim mitra kami bersama tim negosiator,” ujar dia.

Sebelumnya, kelompok penculik menuntut uang setara dengan Rp15 miliar. Ini sebagai tebusan untuk melepas sepuluh pelaut Indonesia itu.
Sumber : viva.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply