Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » » » STOP PERBURUAN SIRIP IKAN HIU !


doc. savesharksindonesia.org

Pemuda Maritim - Dari gambar diatas apa yang bias disimpulkan ? 

Sudah tidak asing ditelinga anda bukan ? Perburuan sirip ikan hiu yang dipercaya mempunyai khasiat bagi kesehatan manusia. Sangat disayangkan jika banyak orang yang percaya dengan hal tersebut. Selain itu hiu dianggap berbahaya bagi beberapa kalangan karena hiu selalu digambarkan sebagai binatang yang buas di lautan. Memakan manusia yang sedang berenang juga lain sebagainya. Saya bukan orang yang sudah melakukan penelitian sebelumnya ataupun orang yang sudah terjun langsung kelapangan untuk melihat kondisi namun dengan membaca beberapa artikel juga poster – poster seperti gambar diatas sudah dapat disimpulkan bahwa hiu bukanlah suatu hewan yang berbahaya yang mengancam jiwa manusia. Bahkan hiu hanya membunuh 1 orang/tahunya tentu saja hali ni pun menjadi ketakutan bagi sebagian besar manusia namun jika dibandingkan dengan gigitan anjing, petir ataupun sepeda hiu adalah yang kemungkinan paling sedikit memakan korban jiwa. Saya sebagai mahasiswi yang bias berpikir bahwa hiu adalah hewan yang sangat berpengaruh terhadap ekosistem yang ada di laut sebagai predator teratas, hiu mengendalikan populasi hewan laut dalam rantai makanan. Selain dianggap sebagai salah satu hewan yang mengancam juga seperti yang sudah dikatakan diatas sirip hewan ini sudah banyak diperjualbelikan oleh tangan – tangan yang kurang bertanggungjawab. 

Saya pernah mengikuti sebuah acara mengenai perdagangan sirip ikan hiu di suatu tempat di Indonesia. Banyak yang mengambil sirip hewan ini adalah nelayan. Mengapa ? Di satu sisi nelayan juga merupakan mata pencaharian sehari – hari di daerah tersebut. Bingungnya mengapa hiu yang diutamakan sebagai tangkapan mereka? Apakah tidak ada tangkapan lain yang bias dijadikan sebagai tongkat penyokong kehidupan para nelayan tersebut? Di dalam acara tersebut ada sebuah video yang menceritakan mengapa para nelayan tersebut menggunakan hiu sebagai tangkapan mereka. Setelah melihat tayangan tersebut pikiran saya menjadi bercabang. Para nelayan tidak ada pilihan lain untuk menghidupi keluarga mereka. Dari sisi inilah sebenarnya sulit siapa yang harus disalahkan dalam hal ini. Apakah nelayan atau tengkulak atau badan-badan pemerintah yang ada di daerah tersebut yang tetap membiarkan para nelayan berburu ikan hiu untuk diambil siripnya. Mungkin jika ditelusuri semuanya memiliki kesalahan dan juga alas an mengapa mereka melakukan hal tersebut. Disini juga saya menjadi berpikir jika saja manusia tidak percaya dengan mitos bahwa sirip ikan hiu adalah obat untuk kesehatan maka ikan hiu tidak banyak diburu dan mereka bias berkembangbiak lebih banyak juga ekositem laut bias terjaga. Namun kini mitos tersebut sudah terlanjur dipercaya oleh banyak masyarakat di berbagai negara. 

Dalam tulisan ini saya ingin menyampaikan pada orang yang akan membaca tulisan saya dan ingin menyadarkan bahwa hiua dalah predator teratas, hiu mengendalikan populasi hewan laut dalam rantai makanan. Hiu mempunyai peran penting dalam ekosistem laut. Semoga semakin banyak yang menyadari bahwa perburuan sirip ikan hiu adalah hal yang tidak seharusnya dilakukan dan saya juga berharap lebih banyak yang mendukung konservasi hiu untuk melindungi hewan ini.

Putri Amalia Kirana
Ilmu Kelautan - Universitas Padjajaran

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply