Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Waspadai Bahaya Polusi pada Makanan Laut

Makanan laut sering disebut sebagai makanan tinggi nutrisi, bahkan jadi salah satu kunci panjang umur masyarakat Jepang. Tapi kini para pecinta makanan laut harus waspada akan polusi yang bisa mengancam kesehatan manusia.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa pencemaran laut berpengaruh pada kualitas hewan laut yang biasa dikonsumsi manusia. Hewan laut yang terkontaminasi tersebut, jika dikonsumsi, bisa membawa akibat buruk pada kesehatan manusia.

Penelitian ini dilakukan oleh Amro Hamdoun dan Sascha Nicklisch dari University of California, San Diego. Mereka meneliti 37 jenis polutan organik yang ada di laut dan mendapat kalau sepuluh diantaranya berbahaya bagi tubuh manusia.

Sembilan dari bahan berbahaya tersebut ditemukan pada ikan tuna jenis yellow fin. Bahkan tuna yellowfin yang berasal dari Teluk Meksiko disebut mengandung bahan pestisida DDT yang sangat tinggi.

Pestisida DDT sudah dilarang  sejak 30 tahun lalu karena menghambat kerja protein P-gp yang berperan penting dalam urusan metabolisme dan enzim tubuh manusia. Sebuah penelitian di tahun 2014 menemukan kaitan antara pestisida DDT dan penyakit Alzheimer. Bahan ini juga mengurangi kemampuan tubuh untuk mengolah dan membuang racun.

“Manusia butuh protein P-gp untuk membuang zat racun dari dalam tubuh. Polutan ini bisa memengaruhi bayi lewat proses menyusui,” kata Hamdoun.

Penelitian ini dimuat dalam jurnal Science Advances. Kini, Hamdoun dan Nicklisch melakukan penelitian lebih lanjut mengenai reaksi tubuh manusia terhadap polutan.
Sumber : kompas.com

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply