Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Dari 16 Juta Keluarga Nelayan, Mayoritas Miskin

Pemuda Maritim - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengunjungi Kampung Nelayan, Kecamatan Medan Belawan, Medan, Jumat (17/6). Dalam kunjungannya ini Menko Rizal menyerahkan bantuan kepada warga Kampung Nelayan berupa 2 unit kapal transportasi untuk sekolah anak nelayan.

Karena bertepatan dengan momentum puasa, Menko Maritim juga menyerahkan 1000 paket sembako, dan sejumlah buku untuk perpustakaan terapung. ”Dengan adanya dua kapal ini diharapkan anak-anak nelayan semakin bersemangat pergi ke sekolah,” ujar Rizal Ramli dalam sambutannya dihadapan warga kampung nelayan.

Pada momentum tersebut Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Direktur Utama PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar Group) MP Tumanggor, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut Zony Waldi, Dannlantamal I Belawan Kol Marinir Widodo,  ikut mendampingi.

Menko Rizal memusatkan perhatiannya kepada anak-anak nelayan. Menurut Rizal keluarga nelayan kebanyakan miskin. ”Masalah di Indonesia ada 16 juta keluarga nelayan, dan mohon maaf kebanyakan miskin, banyak yang belum sejahtera,” ungkap Rizal.

Melihat hal ini, Menko Rizal mengatakan bahwa pemerintah bertekad agar keluarga nelayan memiliki kehidupan yang lebih baik. Caranya, tambah Rizal, kita harus memanfaatkan kekayaan laut dengan sebesar-besarnya contohnya dengan memerangi illegal fishing.

”Dengan ditangkapnya, ditenggelamkannya, kapal asing pencuri ikan di Laut Indonesia, para nelayan Indonesia yang tadi nya harus menempuh waktu 3 jam baru pulang, kini 1 jam melaut sudah bisa bawa ikan pulang, bisa ada waktu ketemu keluarga lebih banyak dan pendapatannya juga lebih baik,” jelas Rizal.

Tetapi menurutnya itu saja tidak cukup, pemerintah juga membantu dengan pembagian asuransi, dan pendidikan. Juga yang terpenting adalah banyak anak nelayan yang pendidikannya minim dan tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi. ”Anak besar sedikit diajak bantu bapaknya melaut,” kata Rizal.

Namun, Rizal mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada keluarga nelayan yang dapat merelakan anaknya untuk sekolah. Menurut Rizal jika generasi yang akan datang ingin maju salah satu caranya adalah melalui pendidikan. ”Dan ternyata begitu dikasih kesempatan dalam bidang pendidikan banyak yang pinter,” kata Rizal.

Kepintaran ini terlihat dari sosok dua orang pelajar asal Kampung Nelayan tersebut yaitu Lili Anggraini dan Rindu Febrian Ananda yang berhasil masuk dengan jalur Beasiswa di Politeknik Kelauatan dan Perikanan Sidoarjo, serta dua pelajar lagi masih menunggu hasil kelulusan di Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta. Menko  Rizal Ramli mengaku terharu dengan prestasi pelajar tersebut.

Sikap orangtua di Kampung Nelayan seperti ini yang menurut Menko Rizal harus menjadi contoh bagi nelayan di daerah lainnya yang masih menomorduakan pendidikan. Untuk menindaklanjuti perhatiannya pada pendidikan anak Kampung Nelayan, Menko Rizal menekankan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan untuk meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan di Kampung Nelayan.

Senada dengan Menko Rizal, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi yang turut hadir mengatakan dalam sambutannya juga ingin meningkatkan SDM di sana dengan menyekolahkan anak-anak Kampung Nelayan ini. ”Bagi yang ingin anaknya melanjutkan sekolah dengan menggunakan program beasiswa pemerintah mungkin dapat menghubungi pihak Pemprov atau Pemko nanti,” ungkap Tengku Erry.

Tidak hanya itu,  Erry menambahkan Sumut juga akan menyerahkan bantuan asuransi bagi 60.500 nelayan dari pemerintah pusat. Program tersebut akan menyempurnakan program Asuransi Nelayan Sumut yang sebelumnya telah digulirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
sumber : indopos.co.id

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply