Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » DPP KNPI Bidang Maritim dan APMI Sepakat Bersinergi Mengawal Program Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Ketua APMI Renaldi Bahri Berjabat tangan dengan Ketua DPP KNPI Bidang Maritim Baharudin Farawowan

Pemuda Maritim - Dalam acara diskusi  “Maritime Learning Center” yang diselenggarakan oleh APMI (Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia)  dan maritimnews.com, turut hadir pula Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bidang Maritim, Baharudin Farawowan.  Tujuan kedatangan dari KNPI Bidang Maritim adalah untuk bersilaturahmi dengan DPP APMI  serta brainstorming mengenai apa saja yang telah dilakukan oleh masing- masing lembaga dalam bidang kemaritiman. Jakarta, (10/06).

Baharudin menyampaikan apresiasi dan pandangannya terhadap pergerakan APMI sebagai salah satu organisasi kepemudaan maritim yang cukup eksis dan mampu mengusung agenda-agenda kemaritiman secara substantif. Pasalnya dari gagasan dan pandangan yang sering di sampaikan APMI di media-media maritim nasional, itulah yang seharusnya dilakukan oleh organisasi-organisasi pemuda maritim, yakni substansi dari apa yang disampaikan terkait permasalahan-permasalahan maritim yang saat ini kerap terjadi. 

Sambung Baharudin, "Di era poros maritim saat ini pemuda memang belum mendapatkan tempat untuk dapat mengawal isu-isu kemaritiman secara serius dalam pemerintahan". tegasnya

Baharudin juga mengungkapkan prihal acara Jambore Pemuda Maritim yang diadakan KNPI, terkait hal ini beliau menyayangkan akan tidak hadirnya perwakilan pimpinan lembaga negara dalam agenda tersebut. 

"Kehadiran lembaga pemerintah pada agenda kepemudaan maritim sebenarnya merupakan sebuah momentum untuk dapat mengerakan roda pembangunan maritim secara substantif. Namun sayangnya itu tidak dimanfaatkan oleh pemerintah." pungkasnya

Menurut Baharudin, "hal ini mendapatkan perhatian cukup besar dari berbagai elemen kepemudaan khususnya maritim. Indonesia bicara mengenai poros maritim dunia, namun berbagai kebijakan yang saat ini dihasilkan jauh dari targetan-targetan tersebut. Kedepan kita perlu bahas satu persatu agar diluruskan konsep poros maritim, dan diletakkan kepada jalannya."tegasnya

Menanggapi pernyataan Ketua DPP KNPI bidang maritim, Ketua APMI Renaldi Bahri Tambunan menyambut dengan cukup antusiasi. Pasalnya APMI yang sudah berjalan semenjak 2013 merupakan sebuah organisasi bentukan yang lahir dari rahim keprihatinan terhadap permaslahan bangsa ini.

"Kami mengambil maritim sebagai isu yang kami usung sebagai salah satu upaya memberikan kontribusi untuk pembangunan indonesia. Permasalhan Indonesia sangat banyak, tentunya akan sulit jika ingin kita selesaikan semua, maka itu perlu sebuah organisasi yang memang membahas mengenai fokus isu, dan kami memilih maritim."jelas Renaldi

Sambung Renal, "Karena maritim merupakan potensi dasar dan kawan-kawan apmi juga berasal dari berbagai latar belakang pendidikan kemaritiman. Tentunya sambutan positif yang diberikan oleh KNPI menjadi semangat bagi kami agar dapat lebih ekspansif melakukan doktrin-doktrin mengenai isu-isu kemaritiman. 

"Harapannya setelah pertemuan ini APMI dan KNPI dapat lebih mengerucut untuk mengusung agenda-agenda bersama dalam mengawal pembangunan kemaritiman indonesia." tambah Renal

*
Peran pemuda dalam menunjang program poros maritim menjadi highlight dalam diskusi yang berlangsung di The Founding Fathers House, Jakarta. Selain itu, dukungan pemerintah dalam hal ini kementerian yang berhubungan dengan kemaritiman, juga menjadi pembahasan diskusi. Kedua lembaga telah melaksanakan berbagai kegiatan pemuda dalam mendukung program poros maritim dunia diantaranya adalah KNPI dengan program Jambore Poros Maritim Pemuda untuk mensinergisasikan para pemuda dalam kemaritiman. Sedangkan APMI telah melaksanakan program Ekspedisi Nusantara Jaya bekerja sama dengan Kementerian Koordinasi Kemaritiman pada tahun 2015 lalu.

Diskusi ditutup dengan kesepakatan antara APMI dan KNPI bidang Maritim untuk berkolaborasi dalam pergerakan pemuda dalam bidang kemaritiman dan pertukaran pin dari kedua lembaga. (Dwitya)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply