Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Maritim Umum

Artikel

Teknologi

Kelautan

Perikanan

Karya Mahasiswa

» » » Pembuatan Kartu Nelayan Terhambat User ID dan Pasword

Pemuda Maritim - Tidak adanya User ID dan Pasword menjadi penyebab utama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk melakukan pencetakan kartu nelayan.

Dijelaskan oleh Kepala DKP Kaltara, Amir Bakri untuk User ID dan Pasword masih menunggu dari Direktur Jenderal perikanan Tangkap  Direktur Kenelayanan. Sejauh ini pihaknya terus melakukan komunikasi guna percepatan pengiriman User ID dan Pasword tersebut. “Kami bahkan mengirimkan surat perihal percepatan percetakan kartu nelayan ini,’’ ungkap Amir Bakri melalui telepon selularnya. “Intinya, kalau sudah ada User ID dan Pasword pembuatan kartu nelayan bisa kami lakukan. Sebab, mengenai sarana lain, misal blangko sudah tersedia,’’ timpalnya.

Mengingat pentingnya kartu nelayan tersebut, sehingga Amir menargetkan bulan ini harus sudah melakukan pencetakan. Sebab kartu nelayan tersebut sebagai salah satu syarat untuk mengurus kartu asuransi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Iya, bulan ini lah soal User ID dan Pasword harus selesai,’’ ujarnya. Selain tiu, pentingnya kartu nelayan tersebut juga dapat digunakan sebagai bentuk untuk perlindungan nelayan dari intervensi adanya migrasi dari profesi lainnya yang ikut menangkap ikan tanpa izin. Sehingga jika di kemudian hari terjadi permasalahan, hanya pemegang kartu nelayan yang boleh melakukan penangkapan ikan di laut secara sah.

“Kartu tersebut juga sebagai instrumen DKP, KKP dan Kementerian atau Lembaga Pemerintah saat memberikan pembinaan dan bantuan penguatan usaha kepada nelayan agar tepat sasaran.” bebernya. “Sebab, selama ini bilamana tidak terdata dengan baik tentunya pemerintah juga akan sulit dalam memberikan bantuan dan lainnya. Sehingga perlu dilakukan treatment agar bantuan terhadap nelayan dapat dijangkau dan lebih fokus tepat sasaran,’’ sambungnya.

Untuk diketahui, saat ini nelayan yang tersebar di Kaltara sekira 10.000 nelayan. Dalam pembuatan kartu nelayan tersebut, menurut Amir tidak dikenakan pungutan biaya. “Ini gratis dan nelayan tinggal mendaftarkan saja,’’ pungkasnya.
Sumber : kaltara.prokal.co

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply